
Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah Jalan Semangat Bersama Pembina Ujung, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (25/1).
JawaPos.com- Nurmahanna Siregar, 53, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dapur rumah keponakannya, Jumat (25/1). Perempuan paro baya itu diduga memiliki masalah rumah tangga dengan suaminya.
Kematian Nurmahanna pertama kali ditemukan oleh keponakannya, Syamsinar, 45, sekitar pukul 06.00 WIB. Syamsinar dan Nurmahanna memang tinggal satu rumah di Jalan Semangat Bersama Pembina Ujung, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Riau.
"Jadi korban ini tinggal di rumah keponakannya baru satu bulan. Dia pergi dari rumahnya di Tapanuli Selatan karena berkelahi dengan suaminya," terang Kasubbag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhi Dianda, Jumat siang.
Awalnya Syamsinar hendak memasak menggunakan kompor gas. Namun lantaran gas elpijinya habis, dia berencana memasak menggunakan kayu bakar.
Tempat memasak dengan gas dan kayu bakar di rumah Syamsinar memang berbeda. Ketika menuju ke dapur tempat memasak dengan tungku, Syamsinar langsung kaget. Dia berteriak histeris sambil tergopoh-gopoh berlari keluar rumah.
"Teriakan saksi itu didengar anaknya M Fahri Junaidi, 18 dan warga. Setelah saksi ditenangkan warga, barulah dia mau menceritakan kalau melihat korban tergantung di dapurnya," tambah Budi.
Fahri dan warga yang mendengar cerita korban langsung pergi ke dapur tersebut untuk memastikan. Setelah diperiksa, ternyata benar bahwa korban sudah meninggal dunia.
"Kondisinya tergantung menggunakan kain warna putih dan kuning. Serta ditemukan kursi plastik warna merah di bawah korban," jelasnya.
Warga langsung menghubungi Polsek Rumbai. Tak berselang lama, polisi langsung mendatangi lokasi. Mereka langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kemudian sekitar pukul 09.00 WIB, korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau. "Tujuannya untuk dilakukan visum guna penyelidikan lebih lanjut," tutup perwira polisi dengan satu balok di pundak tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
