
Sidang kasus pengeroyokan Haringga Sirla hingga tewas di PN Bandung
JawaPos.com - Kasus pengeroyokan seorang suporter tim sepak bola Persija Jakarta, Haringga Sirla, 23, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Selasa (22/1). Enam saksi dihadirkan dalam persidangan tersebut.
Saksi Cecep Suhendar, selaku anggota Polrestabes Bandung dihadirkan dalam persidangan. Cecep menjelaskan kesaksiannya dalam kejadian yang menimpa Haringga Sirla setelah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung.
"Saat ke TKP korban sudah tidak ada, akhirnya saya ke rumah sakit dan melihat korban di ruang jenazah dalam keadaan meninggal dunia," kata Cecep di PN Bandung, Selasa (22/1).
Selain itu, Cecep menjelaskan kondisi korban penuh dengan luka dan darah. Bahkan kayu sepanjang 60 sentimeter masih tertancap di lubang anus korban.
"Kondisi luka, kayu yang tertancap di anus korban. Tidak melihat secara detil hanya bagian kepala luka parah lalu saya buat laporan dilanjut proses penyidikan " jelasnya.
Korban pun langsung dilakukan otopsi dan visum di RS Sartika Asih Bandung. Pada malam hari kemudian banyak beredar video pengeroyokan di media sosial yang kemudian viral.
Untuk diketahui, dalam persidangan video pengeroyokan yang dijadikan alat bukti oleh Jaksa Penuntut Umum (PJU) Kejari Bandung, Melur Kimaharanika di dalam ruang sidang. Kemudian diperlihatkan atau dipertontonkan kepada Hakim, PJU, dan kuasa hukum.
Selain itu, barang bukti kayu sepanjang 60 sentimeter yang digunakan untuk menusuk anus korban, papan yang penuh bercak darah, jaket, helm, dan lainnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
