Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Desember 2018 | 21.07 WIB

Belum Genap Dua Minggu, KA Joglosemarkerto Raup Okupansi Gila-gilaan

Peluncuran KA Joglosemarkerto di Stasiun Tawang, Semarang, Sabtu (1/12). - Image

Peluncuran KA Joglosemarkerto di Stasiun Tawang, Semarang, Sabtu (1/12).

JawaPos.com- Antusiasme penumpang KA Komuter Joglosemarkerto sangat tinggi. Bahkan tingkat okupansinya gila-gilaan, di atas 90 persen. Padahal, kereta api itu belum genap dua pekan beroperasi.


Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Suprapto menjelaskan, sejak diluncurkan 1 Desember lalu, penumpang yang naik KA Joglosemarkerto tak pernah surut. Baik hari biasa maupun saat akhir pekan.


"Sejak peluncuran hingga hari ini, okupansinya rata-rata di atas 90 persen. Adapun trayek ini kan melingkar, loop line dominan atau paling diminati dari Semarang Tawang tujuan Purwokerto. Lalu dari arah Purwokerto ke Jogja atau Solo," jelas Prapto kala ditemui di Stasiun Tawang, Semarang, Kamis (13/12).


Salah satu faktor tingginya tingkat okupansi KA Joglosemarkerto karena trayek memutar. Dengan trayek memutar itu, penumpang jadi cukup sering naik-turun di setiap stasiun.


"Karena kereta ini turun naik. Jadi misalnya tujuan Semarang ke arah Jogja, itu kan ada yang turun di Pekalongan, dari Pekalongan naik lagi. Selain itu sosialisasi juga cepat di era medsos ini, jadi meski baru (banyak yang) sudah pada tahu," sambung Prapto.


Seperti diketahui, KA Joglosemarkerto melintasi tiga stasiun besar sekaligus di Jawa Tengah, mulai 1 Desember lalu. Relasinya Semarang-Solo-Jogjakarta-Kroya-Purwokerto-Tegal-Pekalongan. KA Joglosemarkerto ini setiap harinya menjelajah jalur rel wilayah Jateng sepanjang 579 km.


"(Penumpang) Jateng ke Jogja, Jogja ke Jateng sama banyak. Dari Jogja ke arah Purwokerto, dari Purwokerto ke arah Semarang sama banyaknya," ungkapnya.


Penumpang KA Joglosemarkerto bervariasi. Ada yang menumpang untuk tujuan wisata, ada pula yang demi kepentingan bisnis.


"Untuk saat ini banyak mutar ke arah utara (lewat Purwokerto) daripada Selatang (lewat Gundih). Ternyata pangsa pasarnya banyak di sana, arah Purwokerto, Tegal, dan Pekalongan," paparnya.

Editor: Dida Tenola
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore