
Kapolsek Ngajum AKP Farid Fathoni saat menjenguk salah satu korban keracunan.
JawaPos.com- Polsek Ngajum terus menyelidiki kasus keracunan masal yang menimpa 21 siswa di sebuah SD Negeri di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Hingga saat ini, polisi masih mencari penjual sate usus yang dimakan puluhan siswa itu hingga akhirnya harus dilarikan ke rumah sakit.
"Masih kami cari. Sebab, pedagang ini baru berjualan di SD. Sehingga pedagang lainnya di sana nggak tahu alamatnya," jelas Kapolsek Ngajum AKP Farid Fathoni, Rabu (9/1).
Sembari mencari pelaku, Korps Bhayangkara telah memberikan sampel sisa usus dan muntahan para siswa ke Dinkes Kabupaten Malang. Selanjutnya, kedua sampel itu akan diperiksa ke laboratorium yang ada di Surabaya.
Sementara itu, Kabid Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Malang Lulus Condro menjelaskan, sampel itu sudah dikirim sehari setelah kejadian keracunan terjadi.
"Langsung kami kirimkan. Tinggal menunggu hasilnya," jelas Lulus kepada JawaPos.com.
Lulus menambahkan, hasil uji lab itu diperkirakan keluar seminggu ke depan. Selama hasil lab belum keluar, Dinkes Malang enggan berspekulasi lebih lanjut.
Menurutnya, sulit untuk memprediksi keracunan yang disebabkan oleh makanan. Bisa jadi makanan itu basi atau terkontaminasi bakteri.
"Kalau keracunan karena cairan, tanpa hasil tes (laboratorium), hanya dari variabelnya saja kami bisa menduga itu dari amoeba. Tapi kalau ini (dari makanan) nggak bisa," papar Lulus.
Lulus mengimbau, agar keracunan serupa tidak terulang, para siswa disarankan untuk membeli makanan yang dijual di kantin sekolah. Sebab pedagang di kantin sudah mendapatkan pembekalan dan pengetahuan dari Dinkes soal makanan sehat.
"Mereka kan ada pendampingan dari kami. Jadi makanan yang dijual sudah memenuhi standar kesehatan," tegasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
