
Waliyin (rambut dicat), pelaku mutilasi mahasiswa UMY, disebut memiliki 2 karakter berbeda.
JawaPos.com - Kapolda Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengatakan penyidik sudah melakukan tes psikologi terhadap pelaku mutiliasi mahasiswa UMY, Redho Tri Agustian. Hasilnya, pelaku berinisial RD dan Waliyin melakukan aksi pembunuhan sadis itu secara sadar.
"Terkait dengan psikologi forensik itu psikiatri sudah keluar untuk lengkapnya minta Pak Direktur, yang jelas para tersangka melakukannya dalam kondisi yang sadar," ungkapnya seperti dikutip Radar Jogja (Jawa Pos Group), Selasa (1/8).
Sementara itu, penyidik Polda Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) telah melakukan tes Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) terkait korban mutilasi di Sleman. Hasilnya, identik dengan orang tua korban.
Menurutnya, hasil pemeriksaan darah korban identik dengan orang tuanya.
"Hasil DNA, khususnya terkait dengan darah, itu sudah dilakukan dan sudah ada hasilnya itu ada, sama identik dengan orang tuanya. Kita kan patokannya itu ya," katanya di Kompleks Kepatihan Jogjakarta, Senin (31/7).
Namun, Suwondo belum mengungkap identitas korban. Termasuk, orang tua korban yang DNA-nya yang digunakan sebagai pembanding. Sebab ada sejumlah pembanding yang diambil dari korban untuk melaksanakan tes DNA tersebut.
"Ada pembanding yang diberikan, identik, detailnya siapa pembandingnya siapa. Intinya monggo tanya Pak Direktur, (Dirreskrimum Polda DIY)," ujarnya.
Sebelumnya, Polda DIJ melaksanakan tes DNA untuk memastikan identitas korban mutilasi Sleman Sleman. Korban mutilasi diduga kuat adalah Redho Tri Agustian, 20, mahasiswa UMY yang hilang. Pelakunya dua orang. Yakni, Waliyin dan RD. Mereka sudah ditangkap Polda DIY.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
