Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Januari 2017 | 22.12 WIB

Peneror Warga Kutim Itu Akhirnya Ditangkap, Nih Fotonya

Seekor buaya ditangkap di Gang Pelita, Desa Sangatta Utara, Kutim, kemudian dievakuasi ke TNK di poros Sangatta-Bontang. - Image

Seekor buaya ditangkap di Gang Pelita, Desa Sangatta Utara, Kutim, kemudian dievakuasi ke TNK di poros Sangatta-Bontang.

JawaPos.com - Tim gabungan akhirnya berhasil menangkap buaya yang membuat geger warga Jalan WR Monginsidi, Desa Sangatta Utara, Kutim, kemarin (8/1). Itu merupakan buntut dari kemunculan beberapa buaya di permukiman warga sejak November 2016. Diperkirakan masih ada dua hingga tiga buaya yang bersembunyi di kolong rumah yang merupakan rawa.


Menurut Pj Kepala Desa Sangatta Utara Durahman, pencarian buaya telah dipersiapkan sejak Jumat (6/1). Dia mengajukan permohonan bantuan ke berbagai instansi terkait untuk melakukan evakuasi buaya. “Sabtu (7/1), pencarian dimulai dari pukul 7.30 hingga 23.00 Wita, kemudian berlanjut pada Minggu (8/1)” ucapnya dikutip dari Kaltim Pos (Jawa Pos Group).


Dia menceritakan, kemunculan buaya dilaporkan warga RT 53 dan RT 08. Disebutkan, buaya kerap muncul saat siang di belakang rumah warga untuk berjemur. Beberapa unggas peliharaan warga juga hilang satu demi satu, diduga dimangsa predator itu. 


“Warga resah. Ditakutkan bila sumber makanan habis, malah akan menyerang anak-anak. Keberadaan buaya menjadi teror bagi warga,” ucapnya.


Pada evakuasi itu, terang dia, tidak ada bantuan dana dari pemerintah. Semua swadaya masyarakat yang dibantu tim dari BPBD, Basarnas, Damkar, TNI, dan Polri. Juga, beberapa ormas, antara lain, Tagana dan Granat. Dia menyampaikan, medan cukup berat karena buaya berada di kolong rumah warga yang merupakan rawa dan dipenuhi air. 


“Hari pertama kami menguras air dan melakukan penyetruman, namun tidak membuahkan hasil,” keluhnya. 


Sementara itu, pencarian pada hari kedua diawali dengan memancing buaya menggunakan tiga anak bebek. Buaya memakan tiga anak bebek itu tanpa mengenai kail. Tim pun terpaksa turun pukul 13.00 Wita setelah istirahat. Dua orang yang masuk ke kolong rumah menemukan buaya. 


Seekor buaya berhasil dijerat. Setelah itu, buaya tersebut diangkat ke darat. Mulut, tangan, dan kaki diikat menggunakan isolasi serta sempat dipertontonkan kepada warga. Setelah itu, buaya dibawa ke sungai di Taman Nasional Kutai (TNK) untuk dilepaskan. “Kami bawa ke hutan TNK yang merupakan habitatnya,” ucapnya. (*/dns/ica/k8/fab/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore