
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menerima kunjungan Gubernur Provinsi Chung Cheong Buk-Do, Kim Young Hwan.
JawaPos.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menerima kunjungan Gubernur Provinsi Chung Cheong Buk-Do, Kim Young Hwan. Pertemuan Ganjar dengan gubernur salah satu provinsi di Korea Selatan itu berlangsung di Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (5/7) malam.
Ganjar mengatakan, pertemuan kedua pihak itu dalam rangka peningkatan kerja sama antara Provinsi Jawa Tengah dengan Provinsi Chung Cheong-Buk Do yang telah terjalin selama 18 tahun.
"Ini perjalanan kerja sama yang cukup panjang sudah 18 tahun dan hari ini kita perpanjang kerja samanya. Tadi kita sampaikan bagaimana kita tingkatkan hubungan kerja sama antara Jawa Tengah dengan Chung Cheong Buk-Do," ujar Ganjar usai pertemuan.
Ganjar memaparkan, kerja sama kedua provinsi yang telah berjalan di Jawa Tengah antara lain penanaman modal para investor dari Korea Selatan senilai USD 9,8 miliar atau Rp 142 triliun di Kawasan Industri Batang.
Selain itu, Jawa Tengah dan Chung Cheong-Buk Do juga telah memperkuat kerja sama peningkatan sumber daya manusia (SDM) untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja lokal yang dipekerjakan di perusahaan Korea Selatan.
Kerja sama kedua pihak pun akan terus ditingkatkan, khususnya investasi industri maju di Jawa Tengah dengan memboyong investor dari Korea Selatan.
Adapun perusahaan besar asal Korea yang berkomitmen bisnis di Jawa Tengah sebagai provinsi ramah investasi, antara lain LG, Hyundai, Busan hingga KCC Glass yang membangun salah satu pabrik kaca terbesar se-Asia Tenggara di Batang.
"Mereka setuju kita kerja sama bisnis, B2B (business to business) berjalan, bahkan beberapa industri besar di Korea Selatan berinvestasi di Jawa Tengah, seperti LG, KCC Glass, terus ada baterai, ada mobil termasuk Hyundai semua sedang disiapkan," jelas Ganjar.
Tak hanya itu, Ganjar menyampaikan pihaknya telah meneken kerja sama pengembangan industri kreatif. Hal itu lantaran Korea Selatan adalah salah satu negara dengan kemajuan sektor industri kreatif yang cukup pesat dan digandrungi dalam hal kosmetik, musik dan film.
Bahkan, lanjut Ganjar, Gubernur Kim Young Hwan masih memiliki ikatan kekeluargaan dengan salah satu personel girlband Blackpink dan boyband BTS yang memiliki begitu banyak penggemar di Tanah Air.
Ganjar meyakini adanya peningkatan kerja sama Jawa Tengah dengan Chung Cheong Buk-Do di bidang industri kreatif akan berjalan lancar dan mudah. Sehingga kedua belah pihak dapat saling memberi keuntungan untuk daerahnya masing-masing.
"Kita mau kerja sama ekonomi kreatif karena Chung Cheong Buk-Do itu salah satu produser dari film dan musik. Bahkan Pak Kim adalah om salah satu personel Blackpink, jadi masih saudara dan satu personel dari BTS yang sangat populer di sini," ungkap Ganjar.
"Sambutan kami kepada mereka betul-betul dengan rasa hormat dan dia berharap betul dengan kehangatan komunikasi kami, mereka mengundang kami datang ke sana. Tentu ini kerja sama yang akan kita tingkatkan," sambung Ganjar.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
