Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Juli 2023 | 05.32 WIB

Polisi Bongkar Jembatan Bambu yang Digunakan Pungli di Pantai Carita

Polisi membongkar jembatan yang digunakan sejumlah orang tak bertanggung jawab untuk melakukan pungutan liar (pungli) di Pantai Carita, Banten. - Image

Polisi membongkar jembatan yang digunakan sejumlah orang tak bertanggung jawab untuk melakukan pungutan liar (pungli) di Pantai Carita, Banten.

JawaPos.com - Polisi membongkar jembatan yang digunakan sejumlah orang tak bertanggung jawab untuk melakukan pungutan liar (pungli) di Pantai Carita, Pandeglang, Banten. Hal itu dilakukan usai viral di media sosial dan pelaku ditangkap Polsek Cirata.
 
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat jembatan panjang yang terbuat dari bambu itu sudah digotong bersama-sama pihak kepolisian hingga perangkat desa. Jembatan yang digunakan untuk pungli itu dialihkan ke tempat lainnya.
 
Sementara itu, salah satu pelaku mengakui perbuatannya yang telah melakukan pungli sebesar Rp 5 ribu tiap orang yang lewat jembatan tersebut. Atas hal itu, ia meminta maaf.
 
"Kami atas nama pemilik jembatan penyeberangan di arus sungai pantai carita yang viral soal pungutan sebesar Rp 5000,  kami mohon maaf yang sebesar besarnya kepada masyarakat Carita dan pengunjung wisata Pantai Carita," ujar pelaku di Polsek Carita, Selasa (4/7) kemarin. 
 
 
"Saya menyesal dan tidak akan mengulangi kembali. Demikian pernyataan ini kami sampaikan dan tidak ada unsur paksaan dari pihak manapun,” ungkapnya.
 
Sebelumnya, viral di media sosial, seorang pengunjung merekam aksi pungli yang dilakukan orang tak bertanggung jawab di Pantai Carita, Pandeglang, Banten.
 
Dalam video yang diunggah akun Instagram @ndorobei.official, terlihat seorang pria bercelana hitam dan berjaket putih sedang mendekati dua orang pengunjung yang telah melewati jembatan bambu. 
 
 
Ternyata, pria itu meminta uang Rp 5.000 kepada setiap pengunjung yang telah melewati jembatan bambu tersebut.
 
"Ini ada oknum ngejar-ngejar orang bilangnya ini jembatan pribadi. Jadi setiap orang yang lewat dimintain duit Rp 5000," kata perekam video.
 
"Konyol sih emang. Ini ada temen-temennya juga di sini, nih," imbuh perekam.
 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore