Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Mei 2017 | 07.35 WIB

10 Tahun Tak Diperbaiki, Empat Kades Portal Jalan Penghubung Desa

Jalan dari Desa Damit menuju Bekoso, Kecamatan Pasir Belengkong, Kabupaten Paser, sudah sepuluh tahun tidak tersentuh perbaikan. Warga pun meluapkan kekecewaan dengan menanam tumbuhan di tengah jalan, Minggu (21/5). - Image

Jalan dari Desa Damit menuju Bekoso, Kecamatan Pasir Belengkong, Kabupaten Paser, sudah sepuluh tahun tidak tersentuh perbaikan. Warga pun meluapkan kekecewaan dengan menanam tumbuhan di tengah jalan, Minggu (21/5).


JawaPos.com - Kepala desa (kades) Bekoso, Damit, Olong  Pinang, dan Lempesu di Kecamatan Pasir Belengkong, Kabupaten Paser, sudah bosan mengeluh. Hal itu terkait jalan di desa-desa tersebut yang kondisinya rusak parah. Puncaknya, sejumlah tanaman diletakkan warga di jalan yang rusak.


“Sudah sepuluh tahun lebih seperti ini dan tidak pernah ada perbaikan,” kata Khoirul Wasek, warga sekitar, sebagaimana diberitakan Kaltim Post (Jawa Pos Group), Selasa (23/5).


Kades Bekoso Taher Terunyun membenarkan, jalan yang menghubungkan empat desa itu, sudah lebih 10 tahun tak diperbaiki. Padahal menjadi urat nadi ekonomi warga. Setiap subuh, hasil pertanian dibawa melintasi jalan tersebut untuk dijual ke Kota Tana Paser. 


“Saya sudah bosan mengusulkan perbaikan di tiap musrenbang ataupun kegiatan lainnya. Pada intinya, karena kekecewaan warga yang makin memuncak, kami bersama tiga kades lainnya akan memportal agar tidak bisa dilewati,” ucapnya.  


Soal kewenangan perbaikan-perbaikan, yakni di ranah kabupaten atau provinsi, Taher mengaku kedua belah pihak saling lempar handuk. 


Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Paser Bachtiar Effendi menuturkan, jalan tersebut merupakan milik Pemprov Kaltim. “Memang sudah lama tak diperbaiki. Padahal setiap tahun kami terus mengusulkan. Tahun ini pun sepertinya belum ada pertanda baik karena keterbatasan anggaran,” terangnya. 


Apabila pemprov berniat memperbaiki jalan tersebut, Bachtiar menyarankan agar langsung menggunakan rigid pavement. Karena kendaraan yang melintas kebanyakan berjenis truk dan mengangkut tanda buah segar kelapa sawit. Jika perbaikan hanya dengan aspal, dia yakin tidak akan bertahan lama. (*/jib/ica/k9/fab/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore