
Anggun dan Anggie menggendong adik kembarnya yang dilahirkan Jumat (17/2) di RSUD Mth. Djaman Sanggau.
JawaPos.com - Bagi pasangan suami istri (Pasutri), melahirkan bayi kembar sangat membahagikan. Pasalnya, tidak banyak wanita yang bisa mendapatkan dua anak sekaligus.
Kebahagiaan tersebut tengah dirasakan Itha Rahmawati. Dia sudah dua kali melahirkan anak kembar. Wanita 35 tahun itu kini memiliki empat anak, tiga perempuan dan seorang laki-laki dari dua kali melahirkan.
Itha melahirkan sepasang anak kembarnya di RSUD Mth. Djaman Sanggau, Jumat (17/2). Sementara putri kembar dari kelahiran pertama, saat ini sudah berusia 12 tahun. “Putri kembar saya yang pertama lahir pada tahun 2004. Mereka adalah Anggie dan Anggun,” kata Itha ditemui di kediamannya di Kota Sanggau, Minggu (19/2).
Istri dari Agus Budiono, 35, seorang anggota Polri yang bertugas di Mapolres Sanggau itu mengaku, Juni lalu dia memeriksakan kehamilannya ke dokter spesialis kandungan. Awalnya dia tidak percaya tengah mengandung anak kembar. “Kali ini saya benar-benar terkejut dan senang,” katanya tersenyum.
Bahkan suami juga terkejut, ketika menemaninya periksa ke dokter kandungan. “Ini merupakan sebuah mimpi dan kami sangat senang,” ungkapnya.
Menurut Itha, suaminya memiliki banyak saudara, di antaranya ada yang kembar. “Abang suami saya kembar, tapi laki-laki. Mungkin karena faktor keturunan inilah kami bisa dapat anak kembar juga,” tutur guru di SMKN Sanggau itu. (Darmansyah/Hamka/fab/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
