
Pelaku yang digelandang ke kantor polisi setelah diringkus anak korban
JawaPos.com - Feri Kurniawan (19) jadi bulan-bulan warga setelah tersungkur kena tendangan saat mencoba melarikan diri setelah menjabret tas seorang wanita. Pelaku yang berhasil menjambret tas milik Supriati (43), jatuh tersungkur dari sepeda motor setelah ditendang anak korban, Budi (30 ) yang mengejarnya dengan motor.
Kapolsek Asemrowo Kompol Bambang Christianto Utomo menjelaskan bahwa dalam melakukan aksinya, Feri tidak sendirian. Dia dibantu oleh temannya, yakni Aji (DPO/buron). Bersama Aji, Feri berkeliling mengendarai motor Beat nopol W 2132 AE dengan target mencari perempuan yang membawa atau mencangklong tas.
"Saat melintas di Jalan Demak, keduanya melihat Supriati yang saat itu dibonceng oleh suaminya. Mata mereka lantas tertuju pada tas yang diletakkan korban di pangkuan," ungkap Kompol Bambang Christianto Utomo seperti ditulis Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Sabtu (18/2).
Setelah menemukan sasaran, Feri yang saat itu menjadi joki perlahan menguntit pasutri tersebut. Kemudian saat berada di Jalan Kalianak, keduanya memepet motor korban. Aji yang saat itu berada di belakang langsung menarik tas korban hingga putus.
"Usai mendapatkan tas korban, kedua tersangka menambah kecepatan motornya. Mereka tidak tahu jika di belakang korban yang boncengan sama suaminya, terdapat anak korban, Budi, yang saat itu juga mengendarai motor bersama tantenya," ungkap Bambang.
Mengetahui ibunya menjadi korban jambret, Budi lantas mengejar kedua pelaku. Saat itulah, pelaku yang sudah merasa berhasil menjambret tas korban menjadi lengah. Mereka tidak tahu jika di belakangnya terdapat anak korban yang melakukan pengejaran.
"Begitu jarak antara pelaku dan Budi sudah dekat, dia langsung menendang motor pelaku. Hal ini membuat motor oleng hingga kedua pelaku terjatuh. Saat itu, Aji berhasil bangkit dan kabur. Sedangkan Feri tak berkutik dan berhasil ditangkap satpam setelah kabur di wilayah depo kontainer," lanjut mantan kapolsek Kenjeran ini.
Kepada polisi, Feri mengaku baru sekali melakukan aksinya. Itu pun setelah diajak Aji. Dia mengatakan bahwa aksi jambret itu sama sekali tidak direncanakan. Sebab saat itu, keduanya usai menggelar pesta miras hingga Subuh. "Karena saya dan Aji malas pulang, kami lantas melakukan penjambretan," ungkapnya. (yua/jay/nas/JPG)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
