
Kapolres Agam AKBP Ferry Suwandi saat mendengarkan penjelasan dari pihak LAPAN terikat benda misterius yang jatuh di Maninjau, Sumbar.
JawaPos.com - Kabar jatuhnya benda aneh dari langit di pinggir Danau Maninjau, tepatnya Jorong Kubu, Nagari Sungaibatang, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) mendapat respon langsung dari Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer (BPAA) Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Kabupaten Agam.
Jajaran Balai perwakilan LAPAN yang berkantor di Palupuah itu datang ke Mapolsek Tanjungraya untuk melihat dan menjemput benda aneh tersebut pada Selasa sore (18/7).
Benda itu diserahterimakan oleh Kapolres Agam, AKBP Ferry Suwandi mewakili masyarakat dan pemerintah Kecamatan Tanjungraya kepada pihak Balai perwakilan LAPAN.
"Dugaan sementara kami ini adalah tabung bahan bakar pesawat antariksa," ungkap ungkap Syafrizon, pihak dari Balai Perwakilan LAPAN kepada Kapolres seperti yang dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Rabu (19/7).
Atas penemuan ini, kata Syafrizon, pihaknya bertanggung jawab untuk mengirimkan benda tersebut ke LAPAN Pusat untuk penelitian lebih lanjut. "Kita kan sama-sama belum tahu persis apakah benda ini aman atau masih meninggalkan zat berbahaya. Yang jelas diamankan dulu dan secepatnya diteliti oleh LAPAN pusat," kata dia.
Sementara itu, Kapolres Agam AKBP Ferry Suwandi mengapresiasi langkah cepat yang ditempuh pihak LAPAN. Menurutnya, semakin cepat benda tersebut dijauhkan dari jangkauan masyarakat, maka semakin kecil mudarat yang mungkin terjadi.
"Dengan telah diserahkannya benda penemuan ini, maka kita tidak perlu kawatir lagi. Jika sudah di tangan ahlinya, minimal tidak asa risiko bagi warga Maninjau lagi," katanya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
