Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Februari 2017 | 05.52 WIB

Cerita Noni Belanda di Balik Ambruknya Jembatan Bogor

KECELAKAAN: Jembatan Irigasi Desa Wanaherang ambruk saat dilintasi truk pengangkut bahan baku pakan ternak, Kamis (2/2) - Image

KECELAKAAN: Jembatan Irigasi Desa Wanaherang ambruk saat dilintasi truk pengangkut bahan baku pakan ternak, Kamis (2/2)

JawaPos.com - Jembatan irigasi di Jalan Melati, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunungputri, Bogor, tiba-tiba ambruk hingga mengganggu akses warga. Nah, dibalik perisiwa tersebut, warga percaya ada kisah ghaib. Sebab, dahulunya jembatan itu begitu dikeramatkan warga.

Pasalnya, tidak hanya cerita warga yang sering melihat sosok wanita mirip noni Belanda, setiap kemunculan ular di sekitar jembatan itu selalu terjadi kecelakaan. Dijuluki warga jembatan irigasi Sasak Enon, karena dulunya terdapat rumah belanda.

Berdasarkan cerita yang beredar dari mulut ke mulut, pada 1943, di sekitar jembatan irigasi itu terdapat rumah-rumah yang dihuni none belanda dan disekitarnya tempat pemakaman umum Wareng. Namun, sejak lahannya dibeli PT Mercedes Benz, keberadaan makam dipindah ke lokasi wilayah RT 4/RW 11, yang kini bernama TPU Kebon Cerewet.

Tak heran, dua peristiwa yang mengakibatkan truk terperosok dan terbalik itu dikait-kaitkan keberadaan sosok gaib. Adi (83), sesepuh Wanaherang yang dahulunya bekerja sebagai penggali kubur di makam Wareng menuturkan, itu terjadi karena murkanya None Clarissa.

“Dulu di dekat pohon pule itu rumahnya, jelas saja, dikotori  manusia akan marah,” ujarnya. Keangkeran dan cerita mitos diperkuat dengan seringnya pengedara mengalami kecelakaan diluar nalar di lokasi itu.

“Sudah banyak kejadian (kecelakaan, red). Dulu satu mobil truk bermuatan bambu di sana juga kenanya. Bahkan sudah ada korban meninggal,” tuturnya.

Terpisah, Tokoh Spiritual Desa Wanaherang, Aang (40) mengatakan, mitos itu memang cukup terkenal. Namun sebagai umat Islam dilarang takut dengan hal-hal seperti itu. “Kita harus tingkatkan iman dan Islam. Jangan sampai terbawa hal seperti itu,” singkatnya.

Sebelumnya, peristiwa kecelakaan secara bersaman terjadi di Desa Wanaherang, Kamis (2/2). Meski tidak menimbulkan korban jiwa,  dipercaya di lokasi kecelakaan itu merupakan gerbang gaib. (don/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore