
TERKAPAR: Korban penganiayaan, Siti Mariyam terkapar tak berdaya di ruang ICU RS Kartika Husada, Jatiasih ditemani keluarga dan tetangga, Jumat (5/5).
JawaPos.com – Nahas dialami Siti Mariyam. Tamu yang datang ke rumahnya membawa bencana. Kalung emas 15 gram milik Maryam raib dibawa kabur pelaku. Tak hanya itu korban dianiaya pelaku hingga mendapat perawatan intensif di RS Kartika Husada Jatiasih.
Peristiwa tersebut berawal saat korban menerima kehadiran seorang tamu, Jumat (5/5) sekitar pukul 17.00 WIB di kediamannya, Jalan Koja II, RT: 01/11, Jatiasih. Korban yang saat itu sedang di rumah tetangga langsung pulang ke rumah dan menemui pelaku.
“Awalnya, korban lagi main di rumah saya. Terus, datang orang bertamu. Setelah itu, korban lalu pulang ke rumah untuk nemuin tamunya,” cerita tetangga korban, Hafit kepada Radar Bekasi (Jawa Pos Group).
Sesampainya di rumah, korban berteriak kencang hingga terdengar para tetangga. Mereka pun langsung menuju ke rumah Maryam dan mendapati korban telah tergeletak dan bersimbah darah di ruang tamu.
“Nggak lama, setelah kedatangan tamu itu, korban teriak tolong. Kita langsung ke lokasi. Dia udah tergeletak, wajahnya penuh darah,” ujarnya.
Kuat dugaan, korban dianiaya oleh pelaku yang disebut–sebut bernama Gatot. Pria itu diketahui datang menggunakan kendaraan roda dua untuk melakukan bisnis jual beli toren air dengan suami korban, Ngatimin.
Ngatimin yang bekerja sebagai pegawai ekspedisi tersebut diketauhi hendak menjual tiga toren air yang dimilikinya kepada Gatot. Namun, diduga karena harga tidak cocok, transaksi jual beli diantara mereka tidak kunjung berbuah hasil.
Apalagi, saat diketahui, toren air tersebut telah habis diborong orang lain. Atas kejadian itu, ibu rumah tangga dengan dua orang anak tersebut menderita luka lebam di wajah dan robek di bibir serta kepala bagian atas kanan.
“Jadi rumah korban tuh penuh darah. Kepalanya di hantam ke tembok dan ubin. Korban lagi sendirian, suami sama anaknya kan kerja. Nah, setelah nganiaya, pelaku langsung kabur naik motor,” jelasnya.
Kini, korban masih terbaring di RS Kartika Husada Jatiasih. Kasusnya kini di tangani oleh Polsek Jatiasih. “Benar, kasusnya masih dalam penyelidikan,” kata Kanit Reskrim Polsek Jatiasih AKP Umar, saat ditemui di TKP. (neo/pj/yuz/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
