Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Juli 2017 | 23.57 WIB

Banyak Taman Dipagar, Dedi: Warga Kita Gak Seperti Singapura 

Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi - Image

Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi


JawaPos.com - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi angkat bicara terkait banyak taman yang dipagar oleh pemerintah. 


Dalam video yang diunggah di halaman facebooknya, pria yang biasa Kang Dedi ini menjelaskan pagar yang dipasang setiap taman di Purwakarta itu ‎pada tujuannya untuk melindungi pohon-pohon yang menghiasi taman.


"Mungkin orang suka bertanya sama saya, kenapa selalu dipagar? Nah, dipagar itu untuk melindungi pohon, karena rakyat kita belum seperti rakyat di Singapur," jelas Dedi. 


Sebab lanjut Kang Dedi, rakyat di Singapura rapih dan taat karena takut merusak taman. Tetapi untuk disini, masyarakat masih belum bisa menjaga keindahan. 


"Saya berikan contoh, ketika tidak dipagar dia akan menginjak taman. Sehingga kalau sudah diinjak rumputnya enggak tumbuh," ujarnya.


Dedi lantas berinisiatif memberikan intrupsi kepada seluruh jajaran pemerintahannya. Yakni membangun pagar setinggi 60 centimeter di tiap taman.


"Dipagar itu bukan menutup ruang publik, tetapi karena kesadaran diri kita masih kurang untuk menjaga taman yang ada di Purwakarta. Ini alasannya kenapa taman di Purwakarta selalu dibangun pagar," pungkasnya.(bon/rmol/mam/JPG)


Editor: Imam Solehudin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore