Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Juli 2017 | 22.39 WIB

Latih 60 Orang, Sehari Hasilkan 3 Ribu Butir Telur Puyuh, Untungnya Segini

Ir Iriyanto MSc (53) sedang mengambil telur puyuh di peternakan Binalakami miliknya di Jalan Garuda Sakti - Jalan Sepakat, Panam, Pekanbaru. - Image

Ir Iriyanto MSc (53) sedang mengambil telur puyuh di peternakan Binalakami miliknya di Jalan Garuda Sakti - Jalan Sepakat, Panam, Pekanbaru.

JawaPos.com - Dalam menjalani usaha peternakan telur puyuh, Irianto memberikan pelatihan kepada 60 peserta. Pelatihan peternakan itu diberikan secara gratis. Mereka diberikan tempat tinggal dan makan secara gratis. Tugas peserta itu selain belajar ilmu peternakan burung puyuh juga memunguti telur puyuh setiap pagi.


Anto--begitu dia disapa menjelaskan, ternak puyuh sangatlah menjanjikan. Burung itu selain telurnya bisa juga untuk pedaging. Untuk indukan puyuh yang sudah tidak produktif lagi setelah 1 tahun 8 bulan. Atau sebagai petelur setelah puyuh berusia sekitar 45 hari.


Di peternakan itu, Anto punya beberapa mesin penetas yang dibuatnya sendiri. Dari peternakan ini, Anto setiap bulan bisa mendapatkan keuntungan bersih Rp 10 juta. Namun dirinya kewalahan karena ketiadaan karyawan.


Anto mengeluhkan etos kerja anak muda saat ini yang kurang mau bekerja keras dan memilih berusaha di bidang yang berkotor-kotor. Padahal modalnya kecil dan menjanjikan pendapatan yang lumayan besar.


Sejauh ini Anto telah melatih sekitar 60 orang yang sebagian akhir meneruskan usaha di bidang ini. Untuk membantu dirinya bekerja, dirinya mempersilahkan mahasiswa untuk ngekos cuma-cuma sambil belajar beternak di rumahnya.


Makan dan tempat tinggal ditanggung. Mahasiswa hanya perlu membantunya memunguti telur puyuh pada pagi dan sore hari yang mencapai 3.000 butir produki perhari itu.


Bicara soal pakan, menurutnya pakan ternak di Pekanbaru lebih mahal dibandingkan daerah lain seperti Sumatera Barat. Makanya permintaan telur puyuh di Riau, khususnya Pekanbaru dibantu pasokan dari sana. Akan tetapi, telur puyuh produksi lokal Pekanbaru seperti miliknya memiliki kelebihan. Kualitasnya lebih bagus, karena singkatnya jarak edar.


"Telur burung puyuh itu hanya bertahan sekitar 15 hari. 20 hari kalau dimaksukkan ke kulkas. Kelebihan produksi lokal adalah jalur distribusi lebih pendek. Makanya pembeli lebih senang telur puyuh lokal. Maka usaha ini sangat menguntung. Tinggal sekarang ada yang mau bekerja keras atau tidak," terangnya. (***/iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore