
Ilustrasi
JawaPos.com - Buntut dari rusuh yang terjadi di Kantor DPRD Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Senin (28/8) lalu, polisi menetapkan 11 orang tersangka. Kini ke-11 orang pelaku terus menjalani pemeriksaan intensif.
Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hari Suprapto mengatakan, rusuh itu terjadi antar kelompok masyarakat. Kemudian untuk ke-11 tersangka itu memiliki peran yang berbeda-beda.
"Delapan orang tersangka diduga kepemilikan senjata tajam (sajam) dan tiga ditetapkan tersangka diduga karena merusak motor petugas," kata dia ketika dikonfirmasi, Kamis (31/8).
Dia menerangkan, kepada 11 tersangka itu juga telah dilakukan penahanan demi proses penyidikan. "Ditahan, dan masih terus berkembang," timpal dia.
Perwira menengah ini menambahkan, mereka terus mendalami insiden itu. "Sampai saat ini penyidik masih terus lakukan lidik atau sidik kumpulkan alat bukti," tambah dia.
Diketahui bahwa rusuh bermula dari adanya kasus kriminal, yaitu penganiyaan yang mengakibatkan pegawai magang di Pemadam Kebakaran, Banggai meninggal dunia. Pelakunya diduga berasal dari salah satu suku tertentu, dan berkembang menjadi konflik horizontal.
Sebetulnya, menyikapi perkembangan itu, pihak Polda Sulteng berupaya untuk mengembalikan situasi kembali kondusif dengan mengajak semua komponen pemerintahan, masyarakat pada tahap untuk mencari solusi dengan tajuk Dialog Kebangsaan.
Akan tetapi salah satu kelompok masyarakat tidak mau hadir, bahkan menutup jalan trans Sulawesi. Dengan adanya aksi tutup jalan itu, polisi langsung menuju lokasi dan membubarkan massa yang berkumpul. Namun, pada sore harinya sekira 500 massa menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Banggai.
Ketika itu massa mulai anarkis dengan melakukan pelemparan kepada aparat yang melakukan pengamanan kegiatan pertemuan tersebut. Bahkan, pelemparan batu dilaksanakan semakin brutal, akhirnya aparat mengeluarkan tembakan peringatan dengan peluru hampa, selanjutnya massa membubarkan diri.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
