Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Desember 2017 | 04.38 WIB

Asik Nyetir, Pengusaha RM Padang Kena Siram Air Keras

Suhendri terbaring dengan perban di sekujur tubuh. - Image

Suhendri terbaring dengan perban di sekujur tubuh.


JawaPos.com -  Kejadian yang menimpa Suhendri, tidak akan pernah dilupakannya sepanjang masa. Pasalnya pengusaha warung makan Padang tersebut terkena siraman air keras oleh orang tak dikenalnya saat hendak menuju warungnya di Jatingaleh, Kota Semarang.


Karena ulah oknum tidak bertanggung jawab tersebut, kondisi tubuh pria berusia 48 tahun itu melepuh, dan harus dililit perban.


Bahkan Suhendri harus menginap di RSUP dr. Kariadi Semarang untuk menyembuhkan luka akibat siraman air keras tersebut.


Sembari berbaring di Rumah Sakit, Suhendri bercerita perihal kejadian nahas yang dialaminya tersebut. Peristiwa itu, bermula saat ia mengendarai mobil pikap dari rumahnya di Perum Kepodang Asri, Ungaran Barat, menuju rumah makan miliknya, Kamis (21/12) sekitar pukul 04.30 WIB.


"Saya seperti biasa sesudah subuh langsung ke warung," ujar Suhendri saat ditemui di ruang Merak lantai 2 RSUP dr. Kariadi Semarang, Kamis (28/12).


Saat melewati Pengadilan Negeri Kabupaten Semarang, dua orang menunggang motor berboncengan menyalip dari arah kanan. Tanpa sebab yang jelas, si pembonceng tiba-tiba menyemprotkan air dengan alat yang diambilnya dari balik jaket.


"Saya tidak jelas melihat pelakunya karena pakai helm juga. (Air keras) langsung kena muka sebelah kanan karena jendela saya buka sebagian," jelasnya. 


Tak sempat berbuat banyak, Suhendri yang pada saat itu merasa kesakitan buru-buru tancap gas ke arah sebuah warung guna mencari air untuk cuci muka. Ia mengaku hanya melihat pelaku yang berjaket mengendarai motor bebek.


Merasa tak kunjung sembuh, Suhendri sempat mencari penanganan ke RSUD Ungaran dan RSI Sultan Agung sebelum akhirnya dirujuk ke RSUP dr. Kariadi Semarang. 


Suhendri sendiri mengaku memang memiliki masalah selama sebulan belakangan. Namun, Ia enggan untuk asal tuduh dan memasrahkan segala sesuatunya ke kepolisian. "Sudah laporan ke Polda Jateng," jelas Suhendri. 


Humas RSUP dr. Kariadi Semarang, Parna mengatakan, Suhendri mengalami luka bakar tahap 2 dengan status sedang dan ditangani spesialis bedah plastik. Menurutnya, kondisi pasien tersebut sudah jauh lebih baik dan tak lama lagi bakal diperbolehkan pulang.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore