
Suhendri terbaring dengan perban di sekujur tubuh.
JawaPos.com - Kejadian yang menimpa Suhendri, tidak akan pernah dilupakannya sepanjang masa. Pasalnya pengusaha warung makan Padang tersebut terkena siraman air keras oleh orang tak dikenalnya saat hendak menuju warungnya di Jatingaleh, Kota Semarang.
Karena ulah oknum tidak bertanggung jawab tersebut, kondisi tubuh pria berusia 48 tahun itu melepuh, dan harus dililit perban.
Bahkan Suhendri harus menginap di RSUP dr. Kariadi Semarang untuk menyembuhkan luka akibat siraman air keras tersebut.
Sembari berbaring di Rumah Sakit, Suhendri bercerita perihal kejadian nahas yang dialaminya tersebut. Peristiwa itu, bermula saat ia mengendarai mobil pikap dari rumahnya di Perum Kepodang Asri, Ungaran Barat, menuju rumah makan miliknya, Kamis (21/12) sekitar pukul 04.30 WIB.
"Saya seperti biasa sesudah subuh langsung ke warung," ujar Suhendri saat ditemui di ruang Merak lantai 2 RSUP dr. Kariadi Semarang, Kamis (28/12).
Saat melewati Pengadilan Negeri Kabupaten Semarang, dua orang menunggang motor berboncengan menyalip dari arah kanan. Tanpa sebab yang jelas, si pembonceng tiba-tiba menyemprotkan air dengan alat yang diambilnya dari balik jaket.
"Saya tidak jelas melihat pelakunya karena pakai helm juga. (Air keras) langsung kena muka sebelah kanan karena jendela saya buka sebagian," jelasnya.
Tak sempat berbuat banyak, Suhendri yang pada saat itu merasa kesakitan buru-buru tancap gas ke arah sebuah warung guna mencari air untuk cuci muka. Ia mengaku hanya melihat pelaku yang berjaket mengendarai motor bebek.
Merasa tak kunjung sembuh, Suhendri sempat mencari penanganan ke RSUD Ungaran dan RSI Sultan Agung sebelum akhirnya dirujuk ke RSUP dr. Kariadi Semarang.
Suhendri sendiri mengaku memang memiliki masalah selama sebulan belakangan. Namun, Ia enggan untuk asal tuduh dan memasrahkan segala sesuatunya ke kepolisian. "Sudah laporan ke Polda Jateng," jelas Suhendri.
Humas RSUP dr. Kariadi Semarang, Parna mengatakan, Suhendri mengalami luka bakar tahap 2 dengan status sedang dan ditangani spesialis bedah plastik. Menurutnya, kondisi pasien tersebut sudah jauh lebih baik dan tak lama lagi bakal diperbolehkan pulang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
