Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Januari 2019 | 05.23 WIB

Polisi Selidiki Motif Kebakaran Hutan di Kawasan Objek Wisata Mandeh

Hutan Pulau Taraju di kawasan objek wisata Teluk Mandeh, Sungai Nyalo, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) terbakar. - Image

Hutan Pulau Taraju di kawasan objek wisata Teluk Mandeh, Sungai Nyalo, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) terbakar.

JawaPos.com - Jajaran Polres Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) mulai melakukan penyelidikan penyebab kebakaran hutan di kawasan objek wisata Teluk Mandeh, Sungai Nyalo, Kecamatan Koto XI Tarusan.


Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Fery Herlambang mengaku, baru mendapat laporan kebakaran Rabu (2/1) pagi. Setelah itu, pihaknya langsung menurunkan tim ke lokasi kejadian untuk menyelidiki lebih lanjut penyebab kebakaran.


"Baru tau pagi. Kami sudah turunkan tim ke sana untuk kumpulkan keterangan," kata AKBP Fery Herlambang saat dikonfirmasi, Rabu (2/1) malam.


Fery menyebutkan, anggotanya sampai di kawasan pulau Taraju sekitar pukul 14.30 WIB. Namun, sampai di lokasi, tidak satu pun orang yang dijumpai di pulau tersebut. Lantas, petugas meminta informasi dari ketua pemuda yang berada tak jauh dari lokasi.


AKBP Fery mengungkapkan, berdasarkan informasi dari ketua pemuda itu, kebakaran ini sudah terjadi sejak sekitar tiga hari lalu. Sedangkan yang terbakar hanya sebagaian pulau atau sekitar setengah hektare lahan.


"Api tidak sampai ke hutan mangrove. Lokasi itu (terbakar) sudah ada pemiliknya. Kami belum bisa menyimpulkan maksud dan motif kebakaran itu," katanya.


Selanjutnya, pihaknya akan mendalami keterangan dari orang-orang yang terkait dengan pulau tersebut. Serta akan dilakukan olah TKP untuk mengusut kejadian tersebut.


"Sementara yang melihat kejadian tidak ada. Jika mengarah ke pidana, kami akan proses secara hukum sesuai tupoksi kami," tutupnya.


Sebelumnya, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni meradang atas laporan kebakaran hutan di Pulau Taraju, kawasan objek wisata Teluk Mandeh, Sungai Nyalo, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Hendrajoni menduga, hutan tersebut sengaja dibakar orang tidak dikenal (OTK).


Padahal, Pemkab setempat tidak pernah memberi rekomendasi maupun izin terkait pembangunan di kawasan objek wisata Mandeh tersebut. "Saya baru melihat di media sosial, saya belum ke sana. Tapi, dilihat memang parah. Sepertinya, sengaja di bakar karena untuk pembangunan," kata Hendrajoni saat dihubungi wartawan.


Atas insiden itu, Hendrajoni mengaku akan segera bertindak cepat. Dalam pekan ini, dia akan mengunjungi lokasi pembakaran untuk mengusut tuntas kasus dugaan pembakaran itu.


"Tentu. Minggu ini, saya akan berkunjung ke sana. Siapa pun yang membangun di Pesisir Selatan, jika tidak ada izin dari Pemda, tidak bisa. Pulau itu enggak usah diperjualbelikan. Apalagi yang beli orang asing, enggak ada itu, tidak akan kita beri izin," tegasnya.


"Secepatnya kami cari orangnya. Kami kejar pelaku-pelaku yang membakar. Apalagi kalau (yang terbakar) tempat hutan mangrove," berangnya.

Editor: Budi Warsito
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore