Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 November 2017 | 18.14 WIB

Inilah Kawasan Rawan Bencana di Kabupaten Malang

Bencana: Longsor di Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang beberapa waktu lalu. - Image

Bencana: Longsor di Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang beberapa waktu lalu.

JawaPos.com -- Inilah kawasan rawan bencana di Kabupaten Malang selama musim penghujan menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Malang.  Untuk wilayah Malang Barat  adalah Kecamatan Pujon, Ngantang dan Kasembon.


Sedangkan wilayah Malang Selatan diantaranya di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Gedangan, Tirtoyudo, Donomulyo, dan Ampelgading. "Kawasan itu rawan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor, maka masyarakat agar  lebih waspada jika wilayahnya diguyur hujan lebat," kata Kepala BPBD  Kabupaten Malang, Bambang Istiawan, Senin (27/11).


Bambang sendiri saat ini sudah sudah menyebar petugas dan relawan, di kawasan rawan bencana itu. Pasalnya, wilayah Kabupaten Malang memiliki topografi yang beragam. Sehingga rentan terkena bencana hidrometeorologi. Daerah ini dikelilingi kawasan perbukitan, dataran tinggi dan dataran rendah serta pantai. Rawan terjadi bencana banjir dan tanah longsor.


Bambang juga sudah mengantisipasi dengan menyiapkan peralatan. Mulai perahu, alat berat dan beberapa peralatan penanganan bencana lainnya. Tujuannya, jika sewaktu-waktu bencana banjir dan tanah longsor melanda Kabupaten Malang, maka pihaknya sudah siap membantu masyarakat untuk melakukan evakuasi.


Hal ini pernah terjadi saat bencana banjir di wilayah Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, pada Oktober lalu. "Begitu banjir datang, kami sudah siap dengan perahu karet untuk mengevakuasi penduduk," imbuh mantan Camat Sumbermanjing Wetan ini.


Dia menambahkan, ada beberapa titik longsoran kecil terpantau sudah terjadi di wilayah Malang selatan. Namun sifatnya hanya skala kecil. Seperti jembatan tergerus derasnya arus aliran sungai, dan tebing yang mengalami longsor. Kondisi ini masih terhitung aaman dan tidak ada korban jiwa, hanya terdapat falitas umum (fasum) maupun rumah warga yang rusak.


Dia mengimbau, kepada masyarakat yang bermukim dekat aliran sungai dan yang ada di sekitar perbukitan, agar meningkatkan kewaspadaan. "Karena aliran sungai jika diguyur hujan lebat bisa berpotensi meluap dan menyebabkan banjir, begitu juga pemukiman yang dekat dengan perbukitan rawan terjadinya tanah longsor," tegasnya. (tik)


Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore