Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Desember 2016 | 22.06 WIB

Saat Gempa Aceh, Penghuni Lapas Sempat Rusuh

Gempa Aceh - Image

Gempa Aceh

JawaPos.com - Pascagempa yang terjadi di Aceh, Rabu (7/12) tepatnya di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, Aceh banyak bangunan yang rusak. Dari catatan kepolisian, total ada puluhan bangunan rusak akibat gempa berkekuatan 6,4 SR itu.



Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Kombes Rikwanto menerangkan, untuk di Kabupaten Pidie, di sana terjadi kerusakan di Swalayan Summar Mark yang mengalami runtuh bagian kanopi depan.



"Lalu di Lapas Benteng, di sana tahanan rusuh tapi sudah dapat dikendalikan, kondisi LP sebagian rusak akibat lemparan batu dari dalam LP. Yang pasti, tahan lengkap tidak ada yang lepas," tutur dia, Rabu (7/12).



Kemudian untuk di Kabupaten Pidi Jaya, di sana kata Rikwanto ada kerusakan terhadap tiga unit toko dan akibat kejadian itu ada dua orang suami istri masih tertimbun.



Di Kecamatan Trenggading ada tiga unit  toko, Kecamatan Meurah Dua, ada enam unit toko yang runtuh.



Lalu di Kecamatan Mereudu, di sana ada sekitar  40 bangunan rusak berat. Lalu ada Kecamatan Bandar Dua, di sana ada empat unit toko rusak, satu mushola juga rusak.



Untuk jumlah korban, lanjut mantan Kapolres Klaten ini menerangkan, proses pendataan masih berlangsung, karena masih banyak bangunan yang belum dievakuasi.



"Kita utamakan pertolongan korban yang selamat seraya mencari korban jiwa yang masih tertimbun," tutur dia.



Selain itu, Polri, TNI, dan Pemprov Aceh juga bekerja sama dalam melakukan pencarian korban-korban gempa yang berlangsung selama 15 detik itu. (elf/JPG)

Editor: Thomas Kukuh
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore