
ANEH: Yadi, warga Kecamatan Wajak, menderita penyakit yang membuat tubuhnya ditumbuhi benjolan.
JawaPos.com – Penderitaan warga Desa Wonoayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang bernama Yadi (50), merembet ke keluarga. Himpitan ekonomi pria yang badannya ditumbuhi daging membuat anak semata wayangnya, Wahyu Indra, pasrah. Wahyu terpaksa menepis cita-citanya untuk mengenyam pendidikan. Selepas lulus SD, dia harus menanggalkan seragam dan membantu kedua orang tuanya mencari nafkah. Istri Yadi, juga bekerja sebagai buruh.
Kisah pedih laki-laki gondrong ini tidak berhenti sampai di sini. Meski menderita penyakit ini hampir seumur hidupnya, namun Yadi mengaku belum pernah tersentuh tindakan medis secara serius. Satu-satunya perawatan medis yang pernah dia dapatkan adalah pengobatan di Puskesmas setempat.
Di sisi lain, diperiksa dan diobati secara medis dengan serius, Yadi mengaku belum pernah mendapatkannya. Alasannya, Yadi tidak memiliki biaya untuk mendapatkan pengobatan penyembuhan penyakitnya. Uang hasil buruh yang sebesar Rp40 ribu hanya bisa digunakan untuk makan.
''Dulu pernah hanya diperiksa di Puskesmas, tapi diobati secara serius belum pernah. Uang apa lagi untuk berobat mas,'' tutur Yadi kepada JawaPos.com dengan nada sedih. Yadi mengaku mempunyai kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) dan KIS (Kartu Indonesia Sehat), namun sejauh ini mengaku, belum ada perhatian serius dari pemerintah terkait pengobatan dirinya.
''Belum ada bantuan atau tawaran untuk melakukan pengobatan seperti operasi, yah saya juga ingin sembuh mas,'' katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Wonoayu, Wina Nurnama, S.Sos., M.Si. mengaku, pihaknya sudah berupaya mengupayakan pengobatan untuk Yadi. ''Kami sudah memberikan prioritas pengurusan untuk mendapatkan BPJS dan KIS, serta jika ada pengobatan gratis, Pak Yadi kami ajak serta,'' tukas Wina.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
