Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Agustus 2017 | 03.14 WIB

Tak Sampai Seminggu, Pencuri Habiskan Rp 280 juta Berfoya-foya

Polisi memeriksa ruangan lokasi brankas PDAM Makassar yang dibobol maling, Selasa (25/7) - Image

Polisi memeriksa ruangan lokasi brankas PDAM Makassar yang dibobol maling, Selasa (25/7)

JawaPos.com - Pelaku pencurian brankas PDAM Makassar, Asri Narang (28) mengaku, uang Rp280 juta dari brankas PDAM sudah habis digunakan untuk berfoya-foya.


Pada kasus pembobolan brankas PDAM, pelaku berperan sebagai sopir. Aparat Polres Palu membekuknya di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat, 4 Agustus, lalu.


Asri kabur setelah mengetahui Tuanaya dan Iwan yang tak lain sepupunya sekaligus aktor utama pembobolan brankas, sudah lebih dahulu ditangkap.


Namun, pelariannya terhenti di rumah keluarganya. Polisi menangkap warga Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Makassar ini saat tertidur pulas di tempat persembunyian. Saking pulasnya, Asri tak sadar polisi datang melakukan penangkapan.


Tak ada perlawanan saat Asri dilumpuhkan. Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Anwar Hasan mengungkap kronologis penangkapan Asri kepada FAJAR, Minggu, 6 Agustus.


Menurut Anwar, pelaku yang sudah teridentifikasi sebelumnya, masih diragukan oleh pihak kepolisian. Namun, foto yang diabadikan aparat Polres Palu menjadi kunci penangkapan.


"Foto yang diperlihatkan kepada Iwan diakui benar adanya. Ia adalah Asri, sepupunya yang juga ikut dalam kelompok pembobolan," beber Anwar sebagaimana dilansir dari Fajar (Jawa Pos Group).


Asri mengaku menghabiskan uang Rp280 juta hanya dalam waktu satu pekan. "Tapi itu masih pengakuan pelaku. Nanti kami akan selidiki lebih lanjut, uang itu disimpan di mana dan digunakan untuk apa saja," jelas Anwar.


Pelaku lainnya, Tamma, masih berstatus buron. Ia diketahui sebagai warga Kota Makassar. Ia juga mendapat bagian Rp280 juta dari hasil jarahannya.


Sebelumnya, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi mengatakan, pelaku yang masih buron tersebut masih dalam pengejaran pihak kepolisian.


Kabag Humas PDAM Makassar, Muh Idris Tahir, mengaku menunggu hasil pengungkapan pihak kepolisian untuk menentukan proses pertanggungjawaban uang Rp1,2 miliar tersebut.


Idris mengaku, ratusan juta rupiah uang tunai yang sudah berhasil diungkap pihak kepolisian, sudah ada yang kembali. "Jadi tunggu mi dulu yang lain, berapa yang bisa diselamatkan," katanya.

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore