Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 September 2017 | 21.12 WIB

Jamaah Umrah Hilang, Agen Travel Enggan Tanggung Jawab?

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Kisah pilu menimpa keluarga Ismail Saleh (45), warga Balikpapan yang tinggal di Jalan Gunung Gembira RT 06 Nomor 18 Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan Barat. Ismail hilang saat melaksanakan ibadah umrah sampai saat ini belum ditemukan.


Ismail terhitung hilang sejak 19 Maret 2017, diduga terpisah dari rombongan di Masjidil Haram, Mekkah. Penyedia jasa travel umrah, PT Armina Reka telah melakukan pencarian di sejumlah titik, hasilnya nihil.


Memasuki hari ke-164 hilangnya Ismail, menjadi pertanyaan besar bagi banyak pihak, tanpa terkecuali keluarga korban. Banyak spekulasi mengatakan bahwa Ismail sengaja menghilangkan diri sambil menunggu pelaksanaan ibadah haji. Namun ada juga yang mengatakan bahwa Ismail berada di penjara ataupun rumah sakit. Meski sampai saat ini belum ada tanda-tanda keberadaannya.


Istri korban, Sonia Antahari mengaku sangat gelisah dan khawatir akan kondisi suaminya. Kehilangan sosok kepala keluarga dengan dua orang anak membuatnya tak bersemangat dalam menjalani hidup. Sonia pun sering menanyakan kabar pencarian suaminya dari manajemen Armina Reka yang berada di Mekkah.


Ditambah lagi kondisi saat ini yang tidak memungkinkan untuk melakukan pencarian karena Mekkah dan Madinah dipadati jutaan orang yang menjalankan ibadah haji. Alhasil dia meminta kepada pihak Armina Reka terus melakukan pencarian tanpa henti.


"Katanya sih sementara masih dicari, tapi saat ini nggak fokus karena berhubung masih haji," katanya sebagaimana dikutip dari Balikpapan Pos (Jawa Pos Group), Minggu (3/9).


Namun Sonia menduga bahwa suaminya berada di penjara. Sebab, tempat tersebut dikatakan belum didatangi Armina Reka. Bahkan ia sedikit mempertanyakan proses pencarian yang terbilang janggal. Yakni di mana terdapat sejumlah titik seperti rumah sakit, penjara maupun penampungan orang sakit jiwa belum didatangi dengan alasan yang tidak jelas.


"Katanya sudah ke situ, tapi saya minta fotokan untuk bukti gak dikasih. Mereka bilang di penjara nggak ada yang namanya Ismail Saleh. Di rumah sakit juga katanya dari 8 rumah sakit yang ada hanya 3 yang didatanginya. Limanya gak didatangi nggak tahu kenapa," herannya.


Alhasil dengan kondisi seperti ini pihaknya merasa dirugikan. Dirinya pun kesulitan mengurus klaim asuransi lantaran harus mendapatkan surat keterangan kehilangan dari Mekkah. Tak hanya itu, dirinya juga mengalami tekanan batin setiap harinya karena kehilangan sosok kepala keluarga.


"Ya mau ngurus-ngurus susah. Misalnya asuransi, itu harus ada surat dari sana (mekkah). Saya juga udah gak semangat lagi mau ngapa-ngapain. Masak buat idul adha aja gak ada, karena biasanya saya masakin buras buat bapak," ungkapnya.


Dirinya berharap pihak Armina Reka dapat melakukan pencarian yang lebih serius lagi terhadap suaminya agar ditemukan. Ia pun meminta agar seluruh tempat termasuk penjara, rumah sakit maupun tempat penampungan dikunjungi.


"Ya saya sih berharapnya dilakukan pencarian yang lebih serius lagi. Datangi rumah sakit semuanya, penjara, sama tempat penampungan orang-orang sakit jiwa misalnya. Karena feeling saya bapak ada disitu," tukasnya.


Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Mieke Henny mengaku telah meminta pihak travel agar menuntaskan masalah ini. Dikatakan saat ini Armina Reka memberikan tenggat waktu pencarian 40 hari pada masa ibadah haji. Apabila lewat dari itu, pihaknya menyerahkan kepada keluarga korban untuk ditindaklanjuti.


"Kami sudah tegasin pihak Armina Reka, kami sudah panggil, kami sampaikan bahwa dicari betul-betul. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada lawyer dari Ibu Sonia. Nanti setelah 40 hari masa haji ini kita lihat perkembangannya. Karena kita tahu dia (korban) sudah ada pengacaranya," jelasnya.


Selain itu Mieke menyayangkan Armina Reka yang tidak melakukan pencarian sesuai kesepakatan dalam pertemuan sebelumnya di kantor dewan beberapa waktu lalu.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore