Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Juni 2023 | 05.31 WIB

Alami Kendala PPDB di Jawa Timur, Hubungi Layanan Telepon Ini

TAMPUNG KELUHAN: Petgas melayani wali murid yang mengalami masalah terkait PPDB di posko PPDB di Kecamatan Genteng, Kamis (16/6). (Alfian Rizal/Jawa Pos) - Image

TAMPUNG KELUHAN: Petgas melayani wali murid yang mengalami masalah terkait PPDB di posko PPDB di Kecamatan Genteng, Kamis (16/6). (Alfian Rizal/Jawa Pos)

JawaPos.com–PPDB tahun ini, Dinas Pendidikan Jatim membuka layanan masyarakat melalui call center dan pesan Whatsapp (WA). Untuk chat WA masyarakat bisa menghubungi melalui nomor 0811-3110-8881.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Wahid Wahyudi mengatakan, masyarakat bisa juga menghubungi layanan operator sekolah 0811-3110-8882. Sementara itu untuk phone only, Dispendik Jatim menyediakan delapan nomor yang bisa dihubungi melalui telepon seluler. Yakni, 0811-3110-8883, 0811-3110-8884, 0811-3110-8885, 0811-3110-8886, 0811-3112-8883, 0811-3112-8884, 0811-3112-8885, dan 0811-3112-8886.

Berdasar data UPT TIKP Dispendik Jatim, lanjut Wahid, pada tahap entry nilai sekolah yang masuk sistem PPDB sebanyak 83,7 persen hingga proses berakhir. Jumlah itu sebesar 4.029 SMP sederajat dari total 5.029 lembaga.

Sedangkan sisanya, menurut Wahid, bagi siswa yang belum memasukkan nilai, Dispendik Jatim memfasilitasi melalui entry nilai mandiri. Cukup memasukkan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), tanggal lahir siswa, dan nomor KK yang bisa dilakukan mulai 12 Juni hingga 2 Juli.

”Baru kemudian mereka bisa melakukan pengambilan PIN untuk digunakan dalam pendaftaran PPDB 2023. Atau bisa juga mengunjungi posko layanan PPDB terdekat,” terang Wahid Wahyudi.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Wahid Wahyudi menyebut, sejak tahap pengambilan PIN dibuka, tercatat sebanyak 250.802 siswa ajukan PIN per Jumat (16/6) pukul 09.00 WIB. Sedangkan jumlah PIN yang sudah terverifikasi sebanyak 230.863 berkas. 

Dari jumlah itu, rinci Wahid, sebanyak 9.456 siswa salah berkas.  Itu meliputi, unggah foto KK yang tidak terbaca sistem, kelengkapan upload file SKD (Surat Keterangan Domisili) untuk orang tua yang pindah tugas.

”Unggah data ini sering terlewat bagi jalur pindah tugas orang tua.  Misalnya, ada siswa yang orang tua dipindah tugas ke Surabaya dari Semarang. Saat login ada tanggal terbit KK, ini jika mendaftar di jalur pindah tugas orang tua maka yang dimasukkan tanggal terbit domisili,” urai Wahid. 

Permasalahan lain adalah, penitikkan rumah yang tidak akurat. Permasalahan itu akan diselesaikan dengan pemberitahuan banding oleh operator dengan memberikan rekomendasi ketepatan atau akurasi lokasi rumah sesuai dengan alamat KK. 

Wahid menambahkan, saat ini sebanyak 10.483 CPDB dalam proses verifikasi dan validasi oleh operator dinas.  Dalam menyelesaikan persoalan PPDB, pihaknya telah menyiapkan 36 ribu operator yang ditempatkan di kantor Dispendik Jatim, kantor Cabang Dispendik Jatim, dan SMA/SMK negeri terdekat.

Agar proses verifikasi lebih cepat, dia mengatakan, setiap operator bisa menyelesaikan lebih dari 60 berkas terverifikasi per hari. ”Dengan puluhan ribu layanan operator yang kami siapkan untuk menyelesaikan PPDB 2023, kami berharap tidak ada masyarakat yang kesulitan dalam mengakses website PDDB Jatim,” ujar Wahid Wahyudi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore