
Pengurus FPI Jateng Zaenal Abidin Petir (kanan) bersama Muhammad Ikhwanul Hisyam alias Wawan.
JawaPos.com - Pentolan Front Pembela Islam (FPI) Jawa Tengah, Zaenal Abidin Petir mengalami kejadian tak mengenakkan di akhir pekannya. Pasalnya, dirinya yang sedang tertidur tiba-tiba terbangun akibat kedatangan tamu tak diundang yang kemudian ia laporkan ke kepolisian.
Zaenal menceritakan, semula tamu bernama Muhammad Ikhwanul Hisyam alias Wawan itu bertandang ke rumahnya di Jalan Pregiwati I, Kelurahan Bulu Lor, Semarang Utara, Sabtu (24/2) sekitar pukul 16.30 WIB sore. Bukannya mengucap permisi, tamu tersebut malah lantas marah-marah kepada istri dan anak-anak Zaenal.
"Saya dibangunkan sama istri dan bergegas memanggil para tetangga sekitar. Saya cuma khawatir dia (Wawan) punya niat lain. Apalagi sekarang ini ramai-ramainya kasusnya penyerangan terhadap tokoh agama," terangnya ketika dikonfirmasi, Minggu (25/2).
Pengakuan istri kepada Zaenal, pria bertubuh tambun tersebut marah-marah lantaran sang istri tidak mengenakan jilbab pada saat itu.
Namun, belum sempat menanyai asal-usulnya, pemuda tadi malah langsung mengampiri, kemudian mengajak salaman dan memeluk Zaenal. Ia mengaku kagum kepada pria yang juga menjabat sebagai Pengurus MUI wilayah Jawa Tengah tersebut.
"Dia ngomong kagum bahkan memanggil saya Syeh KH Muhammad Zainal Abidin Petir Waliyullah. Tapi kok ngelantur ngomongnya, memanggil saya sebagai Waliyullah segala. Karena penasaran, saya minta identitasnya," lanjut Zaenal.
Dari situ, Zaenal mendapati nama tamunya tadi dan diketahui pula bahwa yang bersangkutan pernah berkuliah di Lulusan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (Undip), Semarang. Asal Wawan sendiri yakni Serdang Asri 3 Blok J 01 No. 41, Citra Raya, RT 04, RW 07 Desa Ciakar, Panongan, Cikupa, Tangerang.
"Katanya dia sering lihat saya di internet. Dia sendiri sekarang sudah nggak kuliah dan bermusyafir," tambahnya.
Merasa belum tenang, Zaenal pun lantas melaporkan kejadian ini ke Polsek Semarang Utara pada Sabtu (24/2) malam.
Sementara itu, Kapolsek Semarang Utara Kompol Andis Arfan Tofani menyatakan tidak menahan Wawan karena yang bersangkutan telah terbukti tidak melakukan tindakan melanggar hukum.
"Tidak kita tahan, tapi kita sudah pulangkan ke rumahnya di Pemalang tadi. Karena kata Pak Zaenal, dia (Wawan) punya saudara di Pemalang," tutupnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
