
Ketua DPP Nasdem Martin Manurung saat Rakorwil DPW, DPD dan Komisi Saksi di Medan, Sabtu (27/1).
JawaPos.com – Kebijakan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang menunjuk dua perwira tinggi Polri menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumut dan Jawa Barat terus menuai pro kontra. Menurut sebagian pihak, kebijakan ini malah dianggap nyeleneh.
Ketua DPP Partai Nasdem Martin Manurung juga ikut berkomentar dengan wacana Kemendagri tersebut. Menurut dia, kebijakan Tjahjo Kumolo agak janggal jika alasan menaruh dua Pati (Perwira Tinggi) Polri untuk keamanan Pilkada serentak.
"Menurut saya yah, kan kita sudah punya Kapolda. Apakah Kapolda Sumut dianggap tidak mampu mengamankan Pilgub, sehingga perlu dilengkapi jenderal lainnya untuk mengamankan Pilgub. Kan aneh sekali," tukas Martin yang juga menjabat sebagai Koordinator Wilayah Partai NasDem Sumut, Minggu (28/1).
Dia berpendapat, seharusnya Plt Gubernur Sumut dan Jawa Barat ditunjuk dari lingkungan Kemendagri. Berkaca dari Pilgub DKI Jakarta yang juga rawan konflik, saat itu Mendagri menunjuk Dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri Sumarsono untuk menjadi Penjabat Gubernur DKI Jakarta.
"Karena alasannya rawan konflik, sementara kita punya Kapolda. Kan fungsi Kapolda mengamankan. Kalau melihat DKI waktu itu rawan konflik. Toh Plt-nya juga sipil," ujar dia.
Martin meyakini betul kalau Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw mampu mengamankan Pilkada serentak di Sumatera Utara. Sehingga, tidak perlu ada jenderal yang dijadikan Penjabat Gubernur Sumut yang masih dijabat Tengku Erry Nuradi hingga Juni 2018 nanti.
"Kita mendukung tugas kepolisian. Kami yakin Kapolda Sumut memiliki kemampuan yang baik untuk mengamankan pilkada dan pilgub. Kenapa kita harus meragukan kemampuan Pak Kapolda," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Mendagri Tjahjo Kumolo mengeluarkan kebijakan menunjuk dua Pati Polri untuk menjadi Penjabat Gubernur Sumatera Utara dan Jawa Barat, mengisi masa lowong sebelum gubernur definitif terpilih.
Untuk di Jawa Barat ditunjuk Asisisten Operasi Mabes Polri Irjen M Iriawan. Sedangkan di Sumut ditunjuk Kadiv Propam Polri Irjen Martuani Sormin.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
