Presiden Jokowi saat meresmikan gedung PYCH.
JawaPos.com - Badan Intelijen Negara (BIN) akan memberikan fasilitas kepada para talenta muda Papua untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Caranya, memaksimalkan gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH) yang diresmikan Presiden Jokowi pada Maret lalu.
Saat ini, PYCH sudah memiliki 12.843 anggota yang seluruh dibina oleh BIN. Seluruh anggota tersebut tersebar di 21 kabupaten/kota di Papua dan juga Papua Barat. Mereka bergerak di berbagai bidang seperti UMKM, industri kreatif, pertanian, peternakan, perikanan, sosial budaya, pendidikan, hingga kesehatan.
Seperti diketahui, gedung yang berada di Jayapura itu memang diproyeksikan sebagai wadah penampung bakat pemuda di Papua. Deputi IV Bidang Intelijen Ekonomi BIN, Made Kartikajaya menyampaikan bahwa PYCH merupakan bukti nyata pembangunan bersifat Indonesiasentris yang digalakkan Presiden Jokowi.
“Adanya gedung PYCH ini memang menjadi salah satu komitmen Presiden bahwa pembangunan di Indonesia tidak pagi bersifat Jawasentris, tapi Indonesiasentris,” katanya.
Lebih lanjut, dirinya juga mengungkapkan bahwa BIN tidak akan pernah berhenti untuk terus mendorong kesejahteraan masyarakat Bumi Cenderawasih melalui adanya Gedung PYCH.
“Bahkan PYCH ini menjadi gedung pertama yang menjadi bukti bahwa Pemerintah itu sangat memperhatikan Papua. Oleh karena itu, BIN tidak akan berhenti untuk mendorong kesejahteraan masyarakat Papua,” tambah Deputi IV Bidang Intelijen Ekonomi BIN tersebut.
Made Kartikajaya menegaskan bahwa pihaknya akan terus berada di garis terdepan dalam membantu percepatan pembangunan dan kesejahteraan di provinsi paling Timur Indonesia itu.
“BIN berada di garis terdepan untuk mempercepat pembangunan kesejahteraan masyarakat Papua,” tegasnya.
Pengamat Sosial dari Universitas Indonesia (UI), Devie Rahmawati menjelaskan bahwa adanya Gedung PYCH memang memiliki banyak dampak baik untuk para pemuda di Papua.
“Rumah Besar dengan center ini, akan membantu anak-anak saling bertemu, saling berdiskusi, bahkan harapannya ke depan, akan ada mentor-mentor juga yang mendampingi mereka,” katanya.
Dia mengatakan, lewat PYCH potensi anak muda Papua tidak hanya tinggal potensi. Tapi betul-betul bisa menghasilkan anak-anak muda Papua yang memiliki kemandirian.
“Karena mereka memiliki usaha yang bukan hanya bermanfaat untuk lokal Papua, tapi juga bisa merasakan hasil produk dan layanannya untuk kota-kota lain di Indonesia. Dan tidak menutup kemungkinan di negara-negara lain,” imbuh Devie.
Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti menerangkan bahwa salah satu tujuan dari adanya Gedung PYCH adalah agar mampu menyatukan para pemuda di Papua Pegunungan dan Pantai. Supaya mereka bisa bekerja sama dalam meningkatkan kesejahteraan.
“Di Papua itu kan ada Pegunungan dan ada Pantai. Keduanya memiliki jarak yang jauh dan kadang-kadang memang kurang pas,” jelasnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
