Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 31 Maret 2018 | 04.06 WIB

Kunjungi Pusat Rehabilitasi, Mensos: Jangan Sampai Saya Berdosa

KOMENTAR: Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham saat ditemui usai acara di BBRSBD Surakarta, Jumat (30/3). - Image

KOMENTAR: Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham saat ditemui usai acara di BBRSBD Surakarta, Jumat (30/3).

JawaPos.com - Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham mengunjungi Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) Prof Dr Soeharso Surakarta, Jumat (30/3).


Dalam kunjungannya itu, mantan politisi Golkar tersebut memberikan motivasi kepada ratusan penerima manfaat di BBRSBD. Idrus juga mendorong agar pembinaan bisa dilakukan maksimal sehingga para penerima manfaat bisa mampu mandiri. 


Idrus juga mendorong untuk pemberian fasilitas yang memadai guna menunjang pelatihan yang diadakan di balai tersebut. Menurutnya, keberadaan balai rehabilitasi itu menjadi tanggungjawabnya. Sehingga, Idrus pun akan berupaya untuk memberikan yang terbaik bagi para penerima manfaat yang tidak lain adalah para penyandang disabilitas. 


"Kalau tidak beri fasilitas akan berdosa. Jangan sampai setelah saya menjadi menteri malah berdosa," katanya kepada para tamu undangan dan penerima manfaat diiringi dengan gelak tawa.


Idrus juga ingin memastikan bahwa balai tersebut mempunyai fasilitas yang memadai untuk mengembangkan potensi setiap penerima manfaat yang ada. Selama ini di Kementerian Sosial (Kemensos) ada banyak peluang (fasilitas). Dan rencananya fasilitas tersebut akan dimanfaatkan untuk pengembangan balai rehabilitasi. 


"Pemberian bantuan di tempat ini jelas jalan yang benar, karena mereka bersungguh-sungguh. Tapi kalau pemberian bantuan di luar (lembaga lain) belum tentu bersungguh-sungguh," katanya.


Untuk itu, Idrus pun berharap bantuan yang diberikan tepat sasaran seperti yang akan diberikan kepada BBRSBD.


Selain itu, Idrus juga menyarankan kepada seluruh pelatih di balai tersebut agar pelatihan yang diberikan kepada penerima manfaat tidak dibatasi enam bulan sampai satu tahun. Tetapi, pelatihan dilakukan sampai penerima manfaat bisa benar-benar mandiri saat keluar dari balai. 


"Kalau memang belum cukup mandiri jangan dikeluarkan. Untuk apa dikeluarkan nanti malah tambah susah," ucapnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore