RS M. Djamil Padang menerima rujukan pasien korban galodo yang menerjang kompleks Kantor Bupati Solok di Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Senin (21/9/2026) malam. (Dok/RS M DJAMIL)
JawaPos.com - Seorang korban banjir bandang atau galodo di Kabupaten Solok, Muhammad Nurzein, 56, dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat RS M. Djamil Padang usai mengalami multiple trauma dan patah tulang terbuka pada Selasa (22/9) pagi.
Korban yang diterjang bencana di kawasan Kantor Bupati Solok pada Senin (21/9) malam tersebut dirujuk ke Padang setelah mendapat perawatan darurat di Semen Padang Hospital.
Dikutip dari Padang Ekspres (JawaPos Group), pihak RS M. Djamil Padang mengonfirmasi telah menerima pasien rujukan korban bencana alam itu.
"Benar, kami menerima rujukan pasien korban galodo dari Semen Padang Hospital atas nama Muhammad Nurzein, usia 56 tahun," ujar Wakil Kepala Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan RS M. Djamil Padang, Rizki Rasyidi, Selasa (22/9).
Berdasarkan pemeriksaan medis komprehensif, tim dokter mendiagnosis korban mengalami multiple trauma atau cedera parah pada beberapa bagian tubuh akibat hantaman material bencana.
Rizki menjelaskan, cedera yang dialami pasien mencakup trauma toraks atau cedera dada dan trauma abdomen atau cedera perut.
Korban juga menderita open fracture calcaneus dextra, yakni patah tulang terbuka pada tumit kaki kanan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022