
Ilustrasi antre di Pelabuhan Ketapang (Ramada Kusuma/Jawa Pos Radar Banyuwangi)
JawaPos.com – Kemacetan arus lalu lintas menuju Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, berangsur berkurang. Jika Sabtu (5/9) malam panjang antrean mencapai 8 kilometer, Minggu siang (6/9) menjadi 5 kilometer.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim Kombes Pol Rahmat Hidayat dikutip dari Antara pada Minggu (6/9) mengatakan Polda Jatim menerjunkan puluhan personel untuk membantu mengurai kemacetan arus lalu lintas antrean kendaraan truk logistic.
"Kami dari Ditlantas bersama beberapa Polres BKO membantu Polresta Banyuwangi, ada sekitar 60 orang personel dengan 30 motor, mengatur arus lalu lintas yang sejak sepekan terjadi kemacetan," ujar Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Rahmat dikutip Antara.
Dalam pengaturan lalu lintas di jalur utama menuju Pelabuhan Ketapang, lanjut dia, Ditlantas fokus dan mengutamakan bagaimana tidak ada kendaraan "ngeblong" karena akan memperparah kemacetan. Puluhan personel Ditlantas Polda Jatim itu, lanjut Rahmat, juga melakukan patroli membantu masyarakat pengguna jalan seperti mobil ambulans dan sebagainya.
Dirlantas Rahmat mengungkapkan, pada Minggu pagi antrean kendaraan truk logistik menuju Pelabuhan Ketapang sudah mulai berkurang 1,7 kilometer jika dibandingkan pada Sabtu (5/9) malam di mana antrean mencapai sekitar 8 kilometer.
"Tapi pada Minggu siang, antrean kendaraan sudah mulai bertambah lagi menjadi sekitar 5 kilometer. Dengan bantuan dari Kementerian Perhubungan dalam hal ini Ditjen Hubdat dan ASDP, kami harap bantuan kapal dan pola tiba-bongkar-berangkat (TBB) mungkin kemacetan akan semakin cepat berkurang," kata dia.
Dalam kesempatan itu Dirlantas Kombes Pol Rahmat Hidayat mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan tidak "ngeblong" atau tidak saling mendahului dan tertib sesuai antrean."Kalau memang ada kebutuhan mendesak segera menghubungi petugas, kami hadir 24 jam, karena kami membuat pola empat shift selama 24 jam," kata dia.
Sejak beberapa hari terakhir, antrean kendaraan yang mencapai belasan kilometer dipicu adanya peningkatan volume kendaraan logistik hingga 16 persen dibandingkan periode yang sama bulan sebelumnya.
Dan kondisi tersebut berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan proyek perbaikan peningkatan kapasitas menjadi 50 ton satu pasang dermaga di Ketapang (Banyuwangi) dan Gilimanuk (Bali).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor AEK Athens vs LASK Linz di Liga Champions: Tuan Rumah Pesta Gol!
Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
