Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Agustus 2026 | 22.14 WIB

Jaga Tradisi Leluhur, Warga Berharap Bangunan Adat Sade Dibangun Ulang Usai Kebakaran

Wakil Bupati Loteng M Nursiah (empat dari kiri) beserta jajaran pemkab Loteng meninjau lokasi kebakaran Desa Wisata Sade, di Dusun Sade, Desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah, Ahad (23/8). (Lombok Post/Jawa Pos Grup) - Image

Wakil Bupati Loteng M Nursiah (empat dari kiri) beserta jajaran pemkab Loteng meninjau lokasi kebakaran Desa Wisata Sade, di Dusun Sade, Desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah, Ahad (23/8). (Lombok Post/Jawa Pos Grup)

JawaPos.com - Warga Adat Sade, Talim, berharap seluruh bangunan desa adat bisa dibangun ulang seperti sediakala usai ratusan rumah dilalap api pada Sabtu (22/8) malam. Hal itu untuk menjaga tradisi leluhur.

Sebab, Talim mengatakan bahwa Desa Wisata Sade adalah salah satu desa adat yang masih bertahan dan mempertahankan tradisi leluhur selama 15 generasi.

"Sepanjang waktu tersebut, hanya ada 150 bangunan yang ada di kawasan desa adat," katanya seperti dikutip dari Lombok Pos (Jawa Pos Grup), Senin (24/8).

Oleh karena itu, ia sangat berharap seluruh bangunan desa adat bisa dibangun ulang seperti sediakala tanpa perubahan bahan material.

“Histori adat ini akan tetap ada, sebab beberapa rumah adat tetap ada renovasi sekitar tujuh tahun sekali pada bagian atap. Tidak pernah ada penambahan bangunan rumah karena yang mewarisi rumah adalah anak bungsu laki-laki,” tutur Talim.

Ia menegaskan bahwa bentuk bangunan hunian di Desa Sade tersebut adalah peninggalan para leluhur yang dijaga hingga kini.

“Nama rumah pun adalah Bale Tani karena pekerjaan kami disini petani,” kata Talim.

Sementara itu, Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri menyatakan bahwa penanganan jangka panjang terkait pembangunan kembali rumah adat Desa Sade akan dibahas kembali dalam musyawarah.

“Jika dahulu atap rumah dibuat dari ilalang, ke depan akan didiskusikan apakah tetap dipakai atau tidak. Agar tidak terdampak ketika terjadi hal-hal seperti ini. menyeluruh (ludes terbakar) dalam hitungan menit,” kata Pathul.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore