
Ilustrasi kebakaran. (Antara)
JawaPos.com - Kebakaran terjadi di Madrasah Aliyah NW Mua’allimin, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu malam 21.30 WITA. Akibatnya asrama pondok pesantren tersebut habis dilalap Si Jago Merah. Dugaan sementara api muncul dari konsleting listrik.
Tidak hanya asrama, kebakaran juga menyebabkan laboratorium di lembaga pendidikan tersebut habis. Beruntung 4 mobil pemadam kebakaran yang segera dikerahkan ke lokasi kejadian berhasil melokalisir dan memadamkan api sebelum terus membesar.
”Penyebab kebakaran belum bisa kami simpulkan, saat ini masih proses penyelidikan oleh tim. Api berhasil dipadamkan sekitar 4-50 menit,” kata Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha dikutip dari pemberitaan Lombok Post (Jawa Pos Group) pada Senin (24/8).
Baca Juga:Sedang Berusaha Keras Meningkatkan Produktivitas? Cobalah Lakukan 8 Langkah Ini Menurut Psikologi
Ariakta memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Untuk kepentingan penyelidikan, polisi mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi. Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan. Kemudian barang bukti dari TKP telah diambil.
Meski penyebab pasti kebakaran tersebut belum diketahui, Ariakta mengingatkan agar seluruh pondok pesantren di Lombok Timur lebih memperhatikan arus listrik. Para santri juga diminta tidak sembarangan menyalakan api yang berpotensi memicu kebakaran.
”Kemudian para siswa juga bisa lebih disiplin, mungkin apabila ada yang menyalakan api, baik itu lilin atau lain sebagainya, agar sama-sama saling mengingatkan,” ajaknya.
Perwira menengah Polri dengan dua kembang di pundak itu pun meminta agar masyarakat Lombok Timur juga lebih memperhatikan arus listrik, kompor, dan berbagai peralatan rumah tangga lainnya yang dapat memicu munculnya api yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
Baca Juga:Melihat 6 Tanda pada Pasangan? Dia Adalah Orang yang Benar-Benar Tepat untuk Anda Menurut Psikologi
Di lokasi kejadian, M. Zuhri, salah seorang pengasuh pondok pesantren tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada petugas pemadam kebakaran, aparat TNI-Polri, dan semua pihak yang telah membantu dengan memadamkan api, sehingga tidak merembet ke bangunan yang lain.
”Berdasarkan cerita dari santri mereka pertama mendengar ada suara ledakan dari listrik, mungkin arus pendek listrik,” imbuhnya.
Zuhri menyebut, bangunan yang terbakar merupakan bangunan lama. Dia menduga ada jaringan listrik yang rusak sehingga terjadi konsleting listrik dan memicu kebakaran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022