Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Agustus 2026 | 16.22 WIB

OTK Tembaki Polsek Asologaima Jayawijaya Pakai Senjata Api Kaliber 5,56 Milimeter

Ilustrasi penembakan. (Pixabay/Antara) - Image

Ilustrasi penembakan. (Pixabay/Antara)

JawaPos.com - Polsek Asologaima di Kabupaten Jayawijaya diserang Orang Tidak Dikenal (OTK) dengan menggunakan senjata api kaliber 5,56 milimeter.

Penembakan ini terjadi ketika masih memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia. Kepala Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz Irjen Faizal Ramadhani menyampaikan bahwa pasca penembakan tersebut, pihaknya langsung melakukan pengamanan. Kini, Polsek Asologaima dijaga ketat oleh aparat untuk mengantisipasi serangan susulan.

”Kami memastikan personel di lapangan telah mengambil langkah cepat dan terukur setelah menerima informasi adanya gangguan tembakan,” ucap dia pada Rabu (19/8).

Berdasar informasi dari lokasi penembakan, serangan terjadi sekitar pukul 06.00 WIT. Saat itu, Polsek Asologaima diberondong oleh rentetan tembakan. Petugas menduga tembakan yang diletuskan oleh OTK tersebut lebih kurang sebanyak 10 kali. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat serangan tersebut.

”Dari hasil pengecekan, tidak terdapat korban maupun kerugian materil pada Polsek Asologaima,” kata dia.

Pasca penembakan tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz menekankan bahwa prioritas utama adalah memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat serta aparat keamanan yang bertugas. Sampai saat ini, penyisiran masih terus dilakukan untuk mengantisipasi serangan serupa.

”Kami terus melakukan pendalaman berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan yang diperoleh di lapangan,” ujarnya.

Sejauh ini, pihak kepolisian sudah menemukan jejak kaki dan 10 selongsong peluru dari senjata api kaliber 5,56 milimeter. Selongsong peluru itu ditemukan di lokasi yang diduga menjadi titik asal tembakan. Tidak sendirian, Satgas Operasi Damai Cartenz melakukan pendalaman bersama Polres Jayawijaya.

Jenderal bintang dua Polri itu menjamin, proses penyelidikan peristiwa penembakan tersebut tidak berhenti pada respons awal. Aparat keamanan terus melakukan langkah penyelidikan untuk mengungkap seluruh fakta kejadian dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.

”Masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, karena proses penyelidikan masih berlangsung,” tegasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore