
Bupati Pati nonaktif Sudewo (tengah) di Pengadilan Tipikor, Semarang. (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
JawaPos.com - Bupati Pati nonaktif Sudewo membantah pernah terlibat praktik jual beli jabatan perangkat desa. Dia menilai uang ratusan juta rupiah yang disiapkan sejumlah calon justru muncul karena mereka masih membawa asumsi mengenai praktik pengisian jabatan pada masa sebelumnya.
”Saya selama ini tidak pernah jual beli jabatan. Tidak pernah mengangkat pegawai honorer, penjaga sekolah, penjaga rumah sakit, pegawai harian pakai uang. Mereka belum bisa membedakan antara bupati sebelumnya dengan saya ini,” kata Sudewo usai sidang dugaan suap pengisian perangkat desa di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (10/8).
Menurut Sudewo, para calon perangkat desa yang memberikan uang juga tidak mengetahui secara pasti mekanisme maupun tahap pengisian perangkat desa. Bahkan, mereka disebut tidak mengetahui apakah ada pihak yang akan menolak jika tidak menyerahkan uang.
”Mereka itu begitu cepat mengambil keputusan pakai uang. Bahkan uang itu katanya untuk mendaftar, bukan untuk lulus. Sesuatu yang sangat janggal, yang mustahil. Uang sebanyak itu hanya untuk mendaftar,” ujar dia.
Dia menilai kondisi tersebut menunjukkan para calon perangkat desa belum memahami karakter kepemimpinan.
”Jadi ini betul-betul mereka belum paham, blank. Saya rasa kasihan kepada calon perangkat desa itu yang menjadi korban,” kata dia.
Sudewo menegaskan, proses penjaringan perangkat desa semestinya tidak membutuhkan biaya.
”Harapan calon perangkat desa itu penjaringan calon perangkat desa adalah nol rupiah, tidak pakai uang. Itu sesungguhnya sama dengan semangat saya,” tegas dia.
Kuasa hukum Sudewo, Aviv Dihan Kuntoro, menilai rangkaian persidangan belum menemukan bukti langsung yang menunjukkan peran Sudewo dalam pengumpulan uang tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Crystal Palace vs Middlesbrough di Carabao Cup: The Boro Siap Permalukan Tuan Rumah
Polisi Sebut Human Error Dibalik Kecelakaan Maut BYD M6 yang Tewaskan Sekeluarga di Kembangan Jakbar

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022