
KRI Kerambit-627 mencegat MV. King Sun di Perairan Kepri pada Kamis (6/8). Kapal itu mengangkut narkoba sebanyak 1,3 ton dari Teluk Thailand. (TNI AL)
JawaPos.com - KRI Kerambit-627 mencegat MV. King Sun di Perairan Kepulauan Riau (Kepri) pada Kamis (6/8). Kapal yang berangkat dari Teluk Thailand itu mengangkut 1,3 ton narkoba jenis ketamine. Jika dikonversi ke rupiah, narkoba itu nilainya Rp 2,6 triliun.
Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Denih Hendrata mengatakan, pergerakan MV. King Sun memang sudah dicurigai. KRI Kerambit-627 sejak Rabu (5/8) sudah melakukan pencarian.
Hasilnya, kapal itu ditemukan memasuki wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia. ”Sehingga KRI Kerambit-627 melaksanakan shadowing dan menurunkan Tim VBSS untuk memeriksa muatan kapal pada pukul 19.51 WIB,” kata Denih dalam keterangan resmi pada Senin (10/8).
Di atas kapal, prajurit TNI AL mendapati 65 karung mencurigakan. Prajurit di KRI Kerambit-627 langsung menggiring kapal tersebut untuk bersandar. Seluruh awak kapal diperiksa. Hasilnya, 65 karung mencurigakan itu diketahui berisi narkoba jenis ketamin dengan berat total mencapai 1,3 ton.
Baca Juga:Bawa 1,3 Ton Narkoba dari Teluk Thailand, KRI Kerambit-627 Cegat Kapal MV. King Sun di Kepri
”Adapun estimasi nilai ekonomis jika per gramnya ditaksir senilai Rp 2 juta, maka barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas senilai Rp 2,6 triliun,” ucap Denih.
Bukan hanya fantastis karena angkanya yang besar, narkoba sebanyak itu mengancam keselamatan 6,5 juta jiwa, jika sampai lolos masuk Indonesia dan beredar di pasaran. Terlebih ketamine merupakan psikotropika golongan I yang dapat menyebabkan halusinasi, kerusakan organ, dan kecanduan bagi penggunanya.
”Saat ini seluruh barang bukti dan ABK akan diserahkan untuk proses hukum lebih lanjut, dan proses pengembangan jaringan masih terus berlangsung,” tegas Denih.
Perwira tinggi (pati) bintang tiga TNI AL itu pun menyatakan, TNI AL berkomitmen menjaga seluruh wilayah perairan Yurisdiksi Indonesia dari segala bentuk pelanggaran hukum, terutama penyelundupan narkoba.
Dalam keterangan terpisah, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Suyudi Ario Seto menyatakan, operasi itu berhasil dilakukan berkat kerja sama Bea dan Cukai, TNI AL, Bareskrim Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polda Kepri.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
