
Ilustrasi korupsi. (Dok JawaPos.com)
JawaPos.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang tengah mengusut kasus dugaan korupsi dalam penyaluran Dana Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang. Penanganan perkara tersebut kini telah meningkat dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.
Dalam proses penyidikan, tim jaksa menjadwalkan pemeriksaan terhadap sekitar 250 hingga 270 guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga berkaitan dengan penyaluran dana tersebut. Hingga saat ini, sebanyak 70 guru telah dimintai keterangan.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rembang, Rully Mutiara, mengatakan jumlah guru yang telah diperiksa masih sebagian dari keseluruhan saksi yang akan dimintai keterangan.
"Kalau ditanya berapa persen, dari guru yang sudah kita periksa itu sebanyak 70 orang dari total sekitar 250 atau 270 orang," kata Rully Mutiara, Kamis (16/7).
Rully menegaskan, penyidikan akan terus berjalan hingga perkara tersebut tuntas. Menurutnya, peningkatan status perkara menjadi penyidikan merupakan langkah untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab.
"Saat ini dari tahap penyelidikan sudah kita tingkatkan ke tahap penyidikan. Ya harus selesai, kok enggak selesai," tegasnya.
Penyidik tidak hanya memeriksa para guru, tetapi juga akan memanggil sejumlah pejabat di Dindikpora, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta pihak perbankan. Pemeriksaan itu dilakukan untuk menelusuri mekanisme penyaluran dan aliran dana TPP yang diduga bermasalah.
Kejari Rembang juga masih mengumpulkan berbagai alat bukti dan keterangan saksi guna mengungkap peran masing-masing pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.
Rully meminta masyarakat bersabar dan memberikan kesempatan kepada penyidik untuk bekerja secara profesional. Ia memastikan hasil penyidikan akan disampaikan kepada publik setelah proses pendalaman selesai.
"Nanti akan kita buka ketika press release secara khusus. Beri waktu kita untuk mendalami, karena dalam tahap penyidikan inilah kita akan mendalami siapa yang terlibat, siapa melakukan apa, berdasarkan keterangan saksi, serta alat bukti apa yang kita dapatkan," pungkasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
