
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Republik Indonesia Agus Harimurti Yudhoyono. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com – Pembangunan infrastruktur yang terus berlangsung di Indonesia mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap material bangunan yang lebih ramah lingkungan.
Selain mendukung percepatan pembangunan, penggunaan material beremisi rendah dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan target pembangunan berkelanjutan dan pengurangan jejak karbon sektor konstruksi.
Isu tersebut menjadi salah satu sorotan dalam IndoBuildTech Expo 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 8–12 Juli 2026.
Pameran material bangunan itu menghadirkan berbagai inovasi teknologi konstruksi, mulai dari bahan bangunan, sistem pelapisan (coating), hingga solusi bangunan hijau.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur memiliki efek berganda terhadap perekonomian nasional.
"Sektor konstruksi dalam setiap pembangunan infrastruktur dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja, memperbesar penggunaan material, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia," ujarnya.
AHY juga menyoroti pentingnya penggunaan material bangunan yang lebih ramah lingkungan sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, sektor konstruksi menjadi salah satu kontributor terbesar terhadap perekonomian nasional dengan menyumbang sekitar 10 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Sementara itu, World Green Building Council mencatat sektor bangunan dan konstruksi menyumbang sekitar 37 persen emisi karbon global, sehingga penggunaan material rendah emisi menjadi salah satu fokus transformasi industri konstruksi di berbagai negara.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
