
Salah satu gerai KDKMP di Bojonegoro memilih tutup sejak Jumat (3/7), karena karyawan menganggap tidak ada SOP yang jelas. (Yana Dwi Kurniya Wati/Radar Bojonegoro)
JawaPos.com - Sebanyak 80 persen dari total 85 gerai Koperasi Distribusi Kemitraan Menuju Sejahtera (KDKMP) di Bojonegoro sempat berhenti beroperasi secara serentak pada Jumat (3/7) pagi. Aksi mogok massal para karyawan ini dipicu oleh masalah pencairan upah yang tidak sesuai harapan.
Para pekerja yang awalnya dijanjikan gaji sebesar Rp 1,4 juta per bulan, namun hanya menerima nominal yang sangat minim, bahkan ada yang hanya mengantongi Rp 76 ribu. Setelah polemik ini mencuat, PT Agrinas Pangan Nusantara akhirnya mengungkap bahwa gaji karyawan seharusnya mencapai Rp 1,9 juta per bulan.
Ketua Asosiasi KDKMP Bojonegoro Sugianto menuturkan, penutupan puluhan gerai tersebut terjadi akibat adanya miskomunikasi antara pihak manajemen, PT Agrinas Pangan Nusantara, dengan para karyawan gerai terkait sistem penggajian.
Meski sempat lumpuh di pagi hari, kondisi berangsur normal setelah ada titik temu pasca-ibadah salat Jumat. Namun, beberapa gerai baru memilih beroperasi kembali pada hari Sabtu.
Sugianto mengungkap, ketegangan ini bersumber dari penerapan sistem payroll perdana oleh tim SDM kantor pusat PT Agrinas yang memicu banyak kekeliruan data. Berdasarkan kesepakatan, seluruh karyawan KDKMP disamaratakan tanpa memandang posisi, yakni mendapat upah Rp 1,9 juta per bulan.
"Sudah ada kejelasan dari pihak PT Agrinas. Memang terjadi miskomunikasi. Ada tujuh poin yang disampaikan," ujar Sugianto dikutip dari Radar Bojonegoro, Minggu (5/7).
Pria yang juga merupakan pengurus KDKMP Kecamatan Padangan ini meluruskan bahwa nominal Rp 1,9 juta tersebut dihitung secara proporsional berdasarkan form absensi periode 1-27 Juni dengan standar 25 hari kerja dalam sebulan.
Langkah Penyelesaian: Verifikasi CCTV dan Tenggat 14 Juli
Untuk menyelesaikan sengkarut ini, manajemen PT Agrinas merilis skema verifikasi ulang. Karyawan diminta kembali mengisi formulir jumlah hari kerja dan nominal gaji yang telah mereka terima.
Pihak manajemen tidak akan menelan data mentah-mentah. Proses validasi ketat akan dilakukan oleh Person in Charge (PIC) area untuk mencocokkan data absensi dengan realita di lapangan.

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Kirim Pulang Tuan Rumah
Kontroversial! Wasit Inggris Anthony Taylor Pimpin Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026, Rekam Jejak Jadi Sorotan
Daftar 32 Negara Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dirilis Iran, Indonesia Tak Masuk, Warganet Bertanya-tanya
Arogan Tonjok Pengendara di Jalan Jagakarsa, 'Bang Jago' Tak Berdaya Ditangkap di Rumahnya
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
