Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Juli 2026 | 02.27 WIB

Gugur dalam Tugas di Katingan, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah Aiptu Sumariyanto

 

Keluarga dan rekan Aiptu Sumariyanto di RS Bhayangkara.(Rifqi/Kalteng Pos)

JawaPos.com - Suasana duka mendalam menyelimuti Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya pada Minggu (5/7). Isak tangis keluarga dan rekan sejawat pecah saat ambulans yang membawa jenazah Aiptu Sumariyanto tiba di halaman Gedung Pelayanan Terpadu setelah dievakuasi dari Kabupaten Katingan.

Almarhum gugur di garis depan saat menjalankan tugas negara dalam operasi penindakan bandar narkotika.

Dikutip dari Kalteng Pos (JawaPos Group), begitu pintu ambulans dibuka dan peti jenazah mulai diturunkan oleh personel kepolisian, pihak keluarga yang sudah menunggu sejak siang tidak mampu lagi membendung air mata.

Isak pilu yang paling menyayat hati datang dari anak almarhum. Suaranya yang terus merintih memanggil sang ayah menggema di sepanjang lorong gedung, membuat suasana kian mengharu biru di tengah pelukan saling menguatkan antaranggota keluarga.

Tidak hanya keluarga, sejumlah personel Polri yang turut mengawal kepulangan jenazah juga tampak berdiri dengan wajah tertunduk. Beberapa di antaranya berulang kali menyeka air mata, memberikan penghormatan terakhir kepada rekan sejawat yang tewas dalam tugas.

Sosok Polisi Berdedikasi dan Berjiwa Sosial Tinggi

Kepergian Aiptu Sumariyanto menyisakan duka yang mendalam bagi korps Korps Bhayangkara. Rekan satu angkatan almarhum, AKP Miftah Khoiri, mengungkapkan rasa kehilangan yang luar biasa atas berpulangnya sahabat yang dikenal sangat berdedikasi tersebut.

"Kami dari Polda Kalimantan Tengah merasa kehilangan rekan kami. Kami berharap semoga beliau diterima di sisi Allah SWT. Kami semua rekan-rekannya merasa sangat berduka dan kehilangan, karena beliau termasuk rekan yang sangat baik," ujar Miftah dengan mata berkaca-kaca.

Menurut Miftah, selama masa dinasnya, Aiptu Sumariyanto dikenal sebagai personel yang memiliki rekam jejak bersih tanpa masalah. Almarhum selalu menunjukkan loyalitas tinggi dalam setiap penugasan yang diberikan instansi.

Dikenal Rendah Hati dan Dekat dengan Masyarakat

Lebih lanjut, Miftah mengenang almarhum sebagai pribadi yang rendah hati, supel, dan sangat menghormati sesama anggota maupun masyarakat luas. Semangat gotong royong selalu menjadi ciri khas almarhum dalam bekerja.

"Beliau orangnya baik, saling menghormati, mudah bergaul. Makanya ketika kami mendengar beliau menjadi salah satu korban, kami benar-benar merasa kehilangan. Banyak rekan-rekan yang sangat terpukul atas kepergian beliau," tambahnya.

Aiptu Sumariyanto kini telah tiada, namun dedikasi dan keberaniannya dalam memberantas peredaran narkotika di Kalimantan Tengah akan selalu dikenang. Seluruh keluarga besar Polda Kalteng memberikan penghormatan tertinggi bagi sang bhayangkara yang setia mengabdi hingga napas terakhirnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore