Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Juli 2026 | 17.58 WIB

1 Pendaki Meninggal Akibat Hipotermia di Sembalun Lombok, Dievakuasi Tim SAR

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban hipotermia di Bukit Savana Sembalun Kabupaten Lombok Timur, NTB, Minggu (5/7/2026) dini hari. (Humas SAR Mataram) - Image

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban hipotermia di Bukit Savana Sembalun Kabupaten Lombok Timur, NTB, Minggu (5/7/2026) dini hari. (Humas SAR Mataram)

JawaPos.com – Seorang pendaki di kawasan Bukit Savana Dandaun, Sembalun atau di kawasan kaki Gunung Rinjani Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meninggal diduga karena hipotermia.

Pendaki bernama Hamzanwadi, 38, itu sempat dievakuasi oleh tim SAR gabungan, namun nyawanya tetap tidak terselamatkan.

"Korban kami evakuasi ke Puskesmas Sembalun untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga," kata Koordinator Pos SAR Kayangan, M Darwis di Lombok Timur, Minggu (7/5) sebagaimana dilansir dari Antara.

Pencarian terhadap pendaki tersebut dilakukan usai Kantor SAR Mataram menerima laporan pada Sabtu, 4 Juli 2026, pukul 22.37 Wita tentang kondisi Hamzanwadi.

Laporan itu menyebut warga Desa Rempung, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, itu mengalami hipotermia saat berada di Bukit Savana Dandaun.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Mataram melalui tim Rescue Pos SAR Kayangan segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Mereka membawa serta perlengkapan mountaineering, medis, dan pendukung lainnya.

"Tim SAR gabungan berhasil menjangkau korban dan mengevakuasinya dari Bukit Savana Dandaun pada Minggu dini hari, pukul 00.50 Wita," katanya.

Darwis menambahkan, setelah korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga, operasi SAR ini secara resmi dinyatakan ditutup.

Unsur yang terlibat dalam evakuasi itu terdiri atas tim Rescue Pos SAR Kayangan, Unit SAR Lombok Timur, Polsek Sembalun, Babinsa Sembalun, Damkarmat Lombok Timur, Pengelola Bukit Savana Dandaun, EMHC, Puskesmas Sembalun, masyarakat setempat, dan unsur terkait lainnya.

"Kami mengimbau kepada masyarakat atau wisatawan yang melakukan pendakian agar tetap memperhatikan kesehatan, sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," imbuh Darwis.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore