Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Juli 2026 | 14.30 WIB

Kontribusi Perempuan terhadap UMKM Dinilai Perlu Diperkuat hingga Tingkat Desa

Ilustrasi pelaku UMKM perempuan di desa. Dok. JawaPos - Image

Ilustrasi pelaku UMKM perempuan di desa. Dok. JawaPos

JawaPos.com – Peran perempuan dinilai semakin penting dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi di tingkat desa. Selain menjadi penggerak keluarga, perempuan juga berkontribusi besar terhadap perekonomian melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 mencatat sekitar 64,5 persen pelaku UMKM di Indonesia merupakan perempuan, atau sekitar 37 juta orang. Kontribusi mereka juga mencapai sekitar 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Penguatan peran tersebut menjadi salah satu bahasan dalam Musyawarah Nasional (Munas) perdana Srikandi Jaga Desa di Jakarta, Kamis (2/7/2026). Forum ini menjadi ajang konsolidasi menjelang pelantikan pengurus organisasi yang merupakan sayap ABPEDNAS.

Ketua Umum DPP Srikandi Jaga Desa, Ella Nurlaela Tubagoes, mengatakan perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan desa, mulai dari pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan perempuan dan anak.

"Srikandi Jaga Desa akan menjadi mitra pemerintah desa, BPD, dan masyarakat dalam mengawal pembangunan yang transparan, mendorong pemberdayaan UMKM, ketahanan pangan, peningkatan kualitas SDM, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan ekonomi keluarga," ujarnya.

Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani, menilai keterlibatan perempuan juga penting dalam memperkuat pengawasan di tingkat desa.

"Kehadiran Srikandi Jaga Desa bukan sekadar pelengkap organisasi, melainkan pilar pengawasan yang rasional dan humanis di tingkat akar rumput. Ketika kaum perempuan dilibatkan secara aktif untuk mengawal arah kebijakan desa, maka potensi penyimpangan dapat ditekan," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indra Utama menegaskan pembangunan desa tidak bisa dilepaskan dari peran perempuan.

"Membangun desa yang mandiri dan kuat tidak bisa dilakukan secara parsial. Sinergi antara BPD dan inisiatif kaum perempuan akan menciptakan ekosistem desa yang lebih berdaya tahan menghadapi berbagai tantangan," ujarnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore