ILUSTRASI. Uji coba sistem transaksi tol nontunai nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) di Bali pada bulan Desember 2023.
JawaPos.com - Sistem transaksi tol nontunai nirsentuh nirhenti (MLFF) akan diuji coba ulang. Ihwal adanya hal ini dikatakan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo.
"Setahu saya dari Bapak Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menginformasikan kalau yang dulu itu waktu kita uji coba pertama di Bali belum ada kesimpulan apakah uji cobanya sukses atau tidak. Kemudian kita akhirnya bersepakat untuk diuji coba ulang," ujar Dody di Rest Area KM379 A Tol Batang-Semarang, Jawa Tengah, dilansir dari Antara, Minggu (29/3).
Dody menjelaskan, karena MLFF ini menjadi perhatian banyak pihak, maka Kementerian PU melibatkan banyak pihak seperti ada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kejaksaan, kepolisian, dan berbagai pemangku kepentingan terkait lainnya.
Dody juga mengatakan bahwa terkait MLFF ini terdapat beberapa tahapan uji coba yang mesti dikerjakan sesuai dengan kontrak yang sudah ditandatangani bersama antara pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian PU dengan PT Roatex Indonesia Toll System (RITS).
"Kalau tidak salah rencananya dalam 2 bulan ke depan, tapi ada beberapa kriteria teknis yang mesti dipenuhi oleh PT RITS, Bapak Kepala BPJT yang tahu. Nah itu harus dipenuhi dulu baru kemudian kita mengatur waktu kapan kita bisa melakukan uji coba. Terus di mana? Mau dicoba apakah di Bali lagi atau kita cari titik-titik yang lain. Tapi yang paling gampang sebenarnya di Bali karena di sana trafiknya tidak terlalu besar, terlalu padat, tapi yang kita inginkan dapat begitu," katanya.
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan bahwa sistem transaksi tol nontunai nirsentuh nirhenti (MLFF) harus diimplementasikan dengan hati-hati, dan rencananya masih memerlukan uji coba lanjutan di ruas tol padat.
Proyek multi lane free flow (MLFF) yang sempat tertunda kini tengah dievaluasi kembali setelah uji coba di Jalan Tol Bali Mandara. BPJT menilai tahap uji berikutnya perlu dilakukan di ruas tol dengan lalu lintas lebih tinggi seperti Jabodetabek atau Trans Jawa.
Kepala BPJT Kementerian PU Wilan Oktavian menjelaskan, setiap tahapan penerapan MLFF perlu disiapkan dengan matang. Saat ini masih diperlukan penyampaian laporan sebelum penentuan lokasi dan waktu uji coba lanjutan. Ia juga mengingatkan bahwa uji coba memerlukan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan sehingga tidak dapat dilakukan secara tergesa-gesa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022