
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
JawaPos.com - Kaum adat dan penganut kepercayaan lokal seperti Wiwitan di suku Sunda kerap dianggap musyrik, padahal menurut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, mereka justru terbukti mampu menjaga alam selama berabad-abad jauh sebelum Indonesia merdeka.
Pria yang akrab disapa KDM itu menyampaikan pembelaannya terhadap kaum adat saat berbicara mengenai pendekatan pembangunan yang dinilai kehilangan rasa, cinta, dan penghormatan terhadap pengetahuan leluhur di Papua.
"Leluhur kita yang oleh kita, kalau orang Sunda itu dulu kaum Wiwitan disebut kaum musyrik, itu berabad-abad mampu menjaga alam ini dengan baik, menitipkan alam ini dengan baik, tapi dia tidak merasa menjadi orang pandai," ujarnya dikutip dari YouTube resminya, Sabtu (30/5).
KDM menilai, saat ini pendekatan pembangunan di Indonesia terlalu mengandalkan teknokrasi dan melupakan nilai kemanusiaan serta budaya lokal. Padahal, keunggulan masyarakat Nusantara terletak pada budi pekerti yang melahirkan pendekatan berbasis rasa.
"Karena keunggulannya budi pekerti, maka pendekatan pembangunan harus menggunakan rasa. Karena dari rasa lahirlah rumasa," kata KDM.
Dalam teologi Sunda, rumasa merupakan sikap untuk tidak merasa lebih tinggi dari orang lain maupun menganggap pihak lain bodoh. KDM pun mengkritik cara pandang birokrasi yang kerap memosisikan masyarakat adat dan kaum tradisi sebagai kelompok tertinggal.
"Apa yang ada dalam pikiran kita yang merasa pintar jadi birokrasi ini adalah menganggap kaum tradisi orang-orang yang tertinggal. Menganggap kaum adat itu orang-orang yang bodoh," tegasnya.
KDM menegaskan bahwa masyarakat adat sesungguhnya merupakan sumber pengetahuan yang selama ini kurang dihargai dalam proses pembangunan.
Ia membandingkan kondisi lingkungan Indonesia selama sekitar 80 tahun kemerdekaan dengan kemampuan leluhur menjaga alam selama berabad-abad.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022