Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Mei 2026 | 13.33 WIB

Kejar Target Indonesia Emas 2045, Generasi Muda Diingatkan Mampu Bawa Perubahan

GEMPAR Indonesia melantik Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GEMPAR Kota Batam dan Tanjung Balai Karimun. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Target Indonesia Emas 2045 perlu diraih dengan keserius. Kelompok muda dianggap memiliki peran penting untuk mewujudkan program tersebut.
 
Semangat ini yang dibawa Generasi Muda Pembaharu Indonesia (GEMPAR Indonesia) saat melantik Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GEMPAR Kota Batam dan Tanjung Balai Karimun di Batam, Kepulauan Riau. 

Kegiatan ini dihadiri berbagai tokoh penting dari unsur gereja, pemerintah, TNI-Polri, akademisi, organisasi kepemudaan, dan masyarakat lintas iman. Di antaranya Ketua Umum GEMPAR Indonesia, Yohanes Harry D. Sirait; Sekretaris Jenderal GEMPAR Indonesia Petrus Uhir Sihombing; serta Ketua DPD GEMPAR Kepri Sony Christanto bersama jajaran pengurus daerah; dan Pembina GEMPAR Indonesia,  Brigjen Pol (Purn) Bambang Pristiwanto.

“Kita datang dari latar belakang yang berbeda-beda, tetapi dipersatukan oleh tujuan yang sama, yaitu membangun generasi muda yang takut akan Tuhan, cinta bangsa, dan siap melayani masyarakat,” ujar Bambang dalam keterangan tertulis, Jumat (29/5).
 
Bambang mendorong diskusi sebagai langkah mencari solusi da mengatur strategi organisasi. Ssbagai pembina harus menjadi orang tua yang baik agar organisasi berjalan sesuai dengan visinya.
 
Baca Juga: Komdigi Tegaskan AI Tak Boleh Hanya Dikuasai Kepentingan Bisnis, Utamakan Kepentingan Masyarakat 

“Kami hadir bukan untuk menghakimi atau mencari kelemahan pengurus. Tugas kami adalah membimbing, melindungi, membantu mencari jalan keluar, dan memastikan GEMPAR terus bertumbuh menjadi organisasi yang membawa manfaat,” imbuhnya.

Ia menjelaskan bahwa Dewan Pembina GEMPAR Kepri terdiri dari berbagai latar belakang profesi dan keahlian, mulai dari unsur Polri, TNI, Ombudsman, akademisi, dunia usaha, hingga pakar hukum. Keragaman ini menjadi kekuatan besar untuk membantu organisasi melihat persoalan dari berbagai sudut pandang.

“Kita punya pembina dari berbagai bidang. Ada yang memahami hukum, pemerintahan, keamanan, pendidikan, dan dunia usaha. Semua itu adalah modal besar untuk membantu generasi muda berkembang,” jelasnya.

Sementara, Ketua GEMPAR Kepri, Sony Christanto menekankan pentingnya seluruh kader memberikan dampak besar kepada masyarakat. Sehingga, organisasi tidak hanya sebatas besar pada nama.

“GEMPAR lahir dari semangat pelayanan gereja untuk membangun anak-anak muda yang siap menjadi agen perubahan. Kita tidak ingin hanya besar secara nama, tetapi harus besar dalam dampak,” kata Sony.
 
Dia menjelaskan, GEMPAR Indonesia dibangun sebagai organisasi independen yang tidak terafiliasi dengan partai politik tertentu, sehingga dapat bergerak lebih luas dalam pelayanan sosial, kepemudaan, dan pembangunan masyarakat.

“Yang kita bangun bukan hanya kepengurusan, tetapi gerakan. Anak-anak muda harus bergerak, melayani, berkarya, dan hadir memberi solusi di tengah masyarakat,” tegasnya.
 
GEMPAR Indonesia memegang konsep pentahelix. Unsur ini meliputi komunitas gereja, akademisi, pemerintah, dunia usaha, dan media. Semuanya berkesinambungan membangun bangsa.

“Tuhan tidak mencari orang paling hebat. Tuhan mencari orang yang mau dipakai. Kalau kita setia dan mau belajar, Tuhan bisa memakai siapa saja untuk menjadi berkat bagi bangsa. Kalau belum bisa jadi matahari, jadilah lilin kecil yang mau menyala dan menerangi sekitar,” pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore