
Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam pembukaan pertunjukan MTN Wave di Taman Ismail Marzuki Rabu (11/2/2026). (Istimewa)
JawaPos.com - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya bukanlah program sesaat, melainkan program prioritas nasional yang keberlanjutannya dijamin negara.
Penegasan itu disampaikan dalam acara pertunjukan MTN Wave atau Gelombang Talenta Seni Budaya Indonesia yang menjadi ajang apresiasi sekaligus unjuk karya para talenta muda dari berbagai daerah.
Menurut Fadli Zon, MTN Seni Budaya telah berhasil menjangkau puluhan ribu talenta di seluruh Indonesia.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa negara tidak hanya hadir untuk merayakan karya, tetapi juga merawat dan membina talenta seni budaya secara berkelanjutan lintas sektor dan lintas generasi.
“MTN Seni Budaya ini bukan program sementara. Ini adalah program prioritas nasional yang keberlangsungannya dijamin oleh kebijakan negara,” tegas Fadli Zon dalam sambutannya, Rabu (11/2) malam.
Ia menekankan, dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai sekitar 285 juta jiwa, potensi talenta di bidang seni dan budaya sangat besar.
Tantangannya bukan pada kurangnya bakat, melainkan bagaimana memperluas akses, membuka lintasan yang adil, serta memastikan setiap talenta dari Sabang sampai Merauke memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang.
Saat ini, MTN Seni Budaya difokuskan pada lima ekosistem utama, yakni film, sastra, musik, seni pertunjukan, dan seni rupa.
Ke depan, pemerintah membuka peluang untuk memperluas cakupan ke cabang seni budaya lainnya agar pembinaan semakin inklusif dan merata.
dalam kesempatan itu, Fadli Zon juga menegaskan pentingnya kolaborasi dalam memajukan kebudayaan nasional.
Ia menyebut, pembangunan ekosistem seni budaya yang sehat tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau komunitas saja, tetapi perlu sinergi dengan satuan pendidikan, industri, swasta, hingga mitra internasional.
“Memajukan kebudayaan nasional tidak bisa hanya dari pemerintah. Harus kolaborasi, sinergi, dan kerja sama dari semua pihak,” ujarnya.
Dalam konteks pembangunan nasional dan visi Indonesia Emas 2045, MTN Seni Budaya diposisikan sebagai bagian dari investasi sumber daya manusia.
Talenta seni budaya, kata Fadli, bukan sekadar pengisi panggung pertunjukan atau festival, melainkan human capital kebudayaan yang harus memiliki jalur pembinaan, rekognisi, dan keberlanjutan karier.
Untuk diketahui, sejak dijalankan, MTN Seni Budaya telah menjangkau puluhan ribu talenta dan bekerja sama dengan ratusan mitra seperti sanggar, komunitas, festival, hingga market seni.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
