
Polres Pekalongan Kota menangkap pria paruh baya berinisial AHF pada Rabu (27/5). Dia diduga melakukan pencabulan terhadap santriwati hingga hamil. (metropekalongan.com)
JawaPos.com - Kehamilan misterius seorang santriwati berinisial F di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng) pelan-pelan terungkap. Polisi menangkap seorang pria paruh baya berinisial AHF pada Rabu pagi (27/5).
Dia adalah pengasuh pondok pesantren (ponpes) tempat F belajar ilmu agama. Tampang kiai cabul itu pun tampak jelas saat digelandang oleh petugas kepolisian untuk diperiksa.
Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi menyampaikan bahwa terduga pelaku dalam kasus pencabulan itu dilaporkan oleh 6 orang korban. Seluruh korban adalah mantan santriwati di ponpes AHF.
Namun, F tidak termasuk dalam 6 korban yang sudah membuat laporan kepolisian. Pihak keluarga masih bersikeras bahwa F hamil tanpa sebab.
Menurut AKBP Riki, AHF ditangkap sekitar pukul 06.30 WIB. Dia dibawa ke Kantor Polres Pekalongan Kota di tengah-tengah perayaan Idul Adha. Dalam foto yang diambil dari pemberitaan metropekalongan.com (Jawa Pos Group), AHF tampak mengenakan peci dan pakaian putih.
Dia berjalan bersama beberapa petugas yang menangkapnya. "Mulanya informasi tentang kasus ini sangat tertutup. Kami minta jajaran reskrim melakukan pendekatan person to person kepada para keluarga korban. Alhamdulillah, akhirnya ada sejumlah korban yang bersedia melapor," terang dia.
Berdasar hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh polisi, para korban mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual atau pencabulan. Modusnya, terduga pelaku meminta santriwati memijat tubuhnya.
Saat permintaan itu dikabulkan, AHF meminta korban memegang alat vitalnya. Tidak hanya itu, beberapa korban mengaku pernah dipegang-pegang pada bagian intim.
Meski yang sudah melapor secara resmi baru 6 korban, polisi menduga jumlah korban bisa terus bertambah. Sebab, informasi yang beredar luas, pelaku sudah lama beraksi.
Diantara para korban itu, ada yang sampai hamil dan melahirkan. Namun demikian, korban tersebut belum bersedia melapor dan buka suara karena berbagai latar belakang.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
