
Ilustrasi pembunuhan.
JawaPos.com - Bahroni alias Roni bukan penjahat biasa. Pelaku penembakan Bripka (Anumerta) Arya Supena itu adalah bromocorah kelas kakap. Setelah ditembak mati oleh petugas, Polda Lampung mengungkap sederet riwayat aksi kejahatan pelaku dan komplotannya.
Menurut Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf, komplotan pencuri kendaraan bermotor itu sudah berulang melakukan aksi kejahatan serupa. Mereka kerap berulah di berbagai daerah di Lampung. Dari catatan kepolisian, para pelaku masuk dalam laporan kepolisian di jajaran polres di wilayah hukum Polda Lampung.
”Kedua pelaku memang sudah cukup banyak laporan polisi-nya, sedang kami kumpulkan di beberapa Polres,” kata dia kepada awak media pada Jumat (15/5).
Helifi pun mencontohkan tersangka Hamli yang ditangkap oleh petugas pada Senin (11/5) lalu. Dia sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah Lampung Tengah. Bahkan sepeda motor yang dia gunakan saat beraksi di Jalan ZA Pagar Alam adalah hasil curian.
Menambahkan keterangan Helfi, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Lampung Kombes Indra Hermawan menyatakan bahwa motor tersebut berjenis Honda Beat. Kendaraan itu terdeteksi sebagai hasil curian dari aksi di wilayah Lampung Selatan.
”Motor Honda Beat yang digunakan pada saat aksi di TKP di depan Toko Yussy, motor itu adalah hasil tindak pidana pencurian yang dilakukan di Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Korbannya sudah kami datangi,” ucap Indra.
Tidak kalah meresahkan, tersangka Bahroni yang ditembak mati pada Jumat pagi tadi juga memiliki catatan kriminal yang cukup panjang. Polda Lampung mengungkapkan bahwa Roni adalah spesialis pencurian kendaraan bermotor atau curanmor.
Berdasar catatan, Roni kerap membobol sepeda motor milik warga. Salah satu aksi yang dia lakukan terjadi di Kota Metro. Dalam semalam, Roni dan komplotannya berhasil membawa kabur 7 unit sepeda motor dari sebuah dealer. Bukan hanya satu jenis, ada beberapa jenis motor yang mereka gondol.
”(Honda) CRF ada 5, kemudian Beat 1, dan 1 Supra GTR. Jadi, dalam satu malam mereka masuk, kelompoknya masuk ke dalam dealer tersebut, mengambil 7 unit motor,” jelasnya.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
