
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. (Istimewa)
JawaPos.com - Pelarian pelaku pembunuhan lansia di Jalan Kurnia 2, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru dipastikan tidak akan lama. Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menjamin anak buahnya segera menangkap para pelaku yang telah berbuat keji kepada korban berusia 60 tahun tersebut.
Hal itu ditegaskan oleh Herry kepada awak media pada Sabtu (2/5). Jenderal bintang dua Polri itu memberi atensi penuh terhadap kasus pembunuhan yang diduga melibatkan mantan menantu korban. Menurut dia, perbuatan para pelaku sangat tidak manusiawi.
”Kejahatan menghilangkan nyawa orang lain menjadi atensi kami, mohon doanya,” kata dia sebagaimana dikutip dari pemberitaan Riau Pos (Jawa Pos Group).
Dalam rekaman CCTV yang sudah beredar luas di publik. Tampak para pelaku datang ke rumah korban. Tanpa banyak cakap, salah seorang pelaku langsung menghantamkan balok kayu ke kepala korban. Hantaman dilakukan berulang kali sampai korban tidak sadarkan diri.
”In sya Allah saya pastikan (para pelaku) segera ditangkap, jajaran Reskrim Polresta Pekanbaru dan Subdit Jatanras Reskrimum Polda Riau sedang bekerja di lapangan,” ujarnya.
Kepada seluruh anak buahnya yang sedang bekerja keras mengejar dan menangkap pelaku, Herry tegas menyatakan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh. Dia turut mendoakan para petugas di lapangan agar secepatnya menuntaskan tugas itu.
Baca Juga:Kelompok Hitam-Hitam Rusuh di Bandung, Rusak CCTV Hingga Bakar Videotron dan Pos Polisi saat May Day
”Setiap tetes keringat anggota di lapangan itu akan membawa perubahan, terutama dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, khususnya di Kota Pekanbaru,” ucap dia.
Sebelumnya, Polda Riau telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan di rumah lansia yang menjadi korban pembunuhan pada Rabu pagi (29/4). Dari lokasi kejadian yang berada di Jalan Kurnia 2, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru tersebut, polisi mendapati fakta-fakta baru. Termasuk peran para pelaku yang mendatangi korban berusia 60 tahun tersebut.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad menyampaikan bahwa pembunuhan yang dilakukan pelaku diawali tindakan pencurian dengan kekerasan atau curas. Korban kehilangan nyawa setelah dipukul secara sadis menggunakan balok kayu. Padahal korban sudah berusia lanjut dan mengenali salah seorang pelaku.
Rekaman kamera pengawas atau CCTV yang menunjukkan pelaku tengah beraksi sudah beredar luas dan viral di media sosial. Polisi memastikan, kasus tersebut mendapat atensi dari Polda Riau. Berdasar hasil penyelidikan sejauh ini, polisi sudah memeriksa 4 orang saksi dan mendalami rekaman CCTV yang terpasang di rumah korban sejak 9 April lalu.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
