
Ilustrasi selingkuh.
JawaPos.com - Istri personel Brimob Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial TW membantah telah berselingkuh dengan seorang prajurit TNI dari Kodim 1430/Konawe Utara. Dia meminta agar aparat kepolisian melakukan penyelidikan atas tudingan yang dinilai telah menjurus pada fitnah tersebut.
”Karena saya tidak melakukan itu (selingkuh), saya siap untuk visum, detik ini juga saya siap visum, untuk membuktikan bahwa tidak ada perzinahan itu,” ungkap TW dalam video yang beredar luas di media sosial dikutip pada Kamis (23/4).
Menurut TW, video yang menunjukkan ditemukan alat kontrasepsi sama sekali tidak benar. Dia tidak tahu-menahu asal-usul alat kontrasepsi tersebut. Karena itu, dia merasa telah difitnah karena alat kontrasepsi muncul dalam video yang beredar di publik.
Alat kontrasepsi itu tidak ada, tapi setelah kami bergeser di video kenapa ada. Kami minta aparat kepolisian ini melakukan penyelidikan atas adanya fitnah tersebut yang ditunjukan kepada saya dengan cara meng up video yang adanya alat kontrasepsi itu.
Dalam video yang sama, penasihat hukum TW bernama Muhammad Saleh menyampaikan bahwa kliennya sudah difitnah. Menurut dia, sebelum peristiwa penggerebekan yang viral di media sosial, kliennya sudah mengajukan gugatan cerai.
”Ini adalah fitnah yang luar biasa kepada klien kami, perlu diketahui bahwa klien kami itu sudah 3 minggu berpisah, sudah mengajukan untuk permohonan cerai dan izin cerai,” kata dia.
Sebelumnya, dugaan perselingkuhan melibatkan seorang prajurit TNI dengan anggota Bhayangkari atau istri polisi di wilayah Kota Kendari, Sultra, telah ditangani oleh Detasmen Polisi Militer (Denpom) XVI/3 Kendari. TNI AD memastikan akan bertindak tegas terhadap setiap personel yang bersalah.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan hal itu. Dia menyampaikan bahwa setiap pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit, khususnya yang menyangkut disiplin dan norma, akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku di lingkungan TNI.
”Menanggapi pemberitaan yang beredar terkait dugaan perselingkuhan yang melibatkan oknum prajurit TNI AD di Kota Kendari, kami sampaikan bahwa TNI AD telah menerima informasi tersebut dan saat ini sedang melakukan pendalaman melalui unsur Polisi Militer,” kata dia saat dikonfirmasi oleh awak media pada Minggu (19/4).

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
